Suara.com - Facebook hari ini, Jumat (28/4/2017), mengumumkan ekspansi aplikasi Messenger Lite secara global. Pada awalnya, layanan ini hanya tersedia di lima negara pada Oktober tahun lalu.
Layanan chat yang rendah konsumsi data ini akan mendarat di 132 negara baru, termasuk Vietnam, Nigeria, Peru, Turki, Jerman, Jepang, dan Belanda. Upaya ini dilakukan Facebook untuk menambah jumlah penggunanya.
Kepala Facebook Messenger, David Marcus, mengatakan bahwa layanan ini sangat penting karena dapat digunakan di segala jenis ponsel pintar.
"Kami ingin semua orang dapat memiliki pengalaman hebat, tanpa harus menggunakan smartphone terbaru," ujarnya, dikutip dari Techchrunch.
Aplikasi ini dubuat dalam file kecil sehingga bisa didownload dengan cepat dan tidak menghabiskan banyak ruang pada ponsel yang memiliki keterbatasan memori.
Messenger Lite dirancang untuk meminimalkan penggunaan data untuk menghemat uang orang dan masih bekerja pada koneksi lambat atau tidak stabil seperti jaringan 2G.
Tak hanya itu, Messenger Lite dapat bekerja secara offline dan memberikan pesan saat Anda terhubung kembali, dan kompatibel dengan hampir semua ponsel Android, termasuk OS Gingerbread yang jadul.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya
-
Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!
-
Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Periksa Pengacara dan Pihak Swasta Terkait Aset
-
Viral, Fasilitas Perusahaan Sawit PT Bumi Sentosa Abadi Dibakar Massa
-
Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat
-
Satu Perempuan, Ini Sosok Dua Terduga Pelaku Challenge Baca Alquran Hadiah Miras
-
Kemenbud Bakal Tingkatkan Situs Bersejarah di Kabupaten Bogor Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat