Suara.com - Sebuah pesawat antariksa milik Virgin Galactic, SpaceShipTwo, sukses menggelar uji terbang di langit Mojave, California, Amerika Serikat pada Senin (1/5/2017).
Pesawat yang dinamai VSS Unity itu dibawa ke angkasa oleh pesawat induk White Knight Two pada pukul 10.40 pagi waktu setempat. Ini adalah uji coba terbaru setelah pesawat pertama bernama VSS Enterprise mengalami kecelakaan fatal dalam sebuah uji coba pada 2014 silam.
"Ini adalah hari yang luar biasa di Mojave," kata CEO Virgin Galactic, George Whitesides seperti dilansir Space.com.
Setelah terbang selama 40 menit, VSS Unity dilepaskan oleh White Knight Two dari ketinggian 15.550 meter dan melayang bebas tanpa tenaga, sebelum mesin-mesinnya mengambil alih dan pesawat itu mendarat kembali di Mojave Air and Space Port.
Tujuan utama dari uji coba itu adalah untuk menguji sistem re-entry pesawat, yang berpusat pada kemampuan ekor gandanya untuk mengembang di atas bodi pesawat, sehingga VSS Unity bisa melesat turun dengan lebih pelan dan aman saat akan masuk kembali ke Bumi setelah melayang di area atmosfer.
Rencananya pada 2018 mendatang Virgin Galactic akan mulai mengantar para penumpang pertamanya dalam sebuah perjalanan singkat keluar Bumi. Pesawat itu akan bisa menampung enam penumpang dan dikendalikan oleh dua orang pilot.
Pesawat antariksa Virgin Galactic akan terbang di area suborbital di atas atmosfer Bumi, sehingga para penumpang bisa menikmati sensasi microgravity, seperti kehilangan bobot tubuhnya, sambil memandang bentuk sempurna Bumi yang tentu saja bulat dengan latar belakang ruang antariksa yang gelap.
Virgin Galactic menjual satu lembar tiket seharga 250.000 dolar AS atau sekitar Rp3,3 miliar.
VSS Enterprise, pesawat SpaceShipTwo pertama, hancur lebur dalam sebuah uji terbang pada 31 Oktober 2014.
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan