Suara.com - Sektor transaksi digital kembali kedatangan pemain baru. Kali ini, PayPro resmi hadir di Indonesia hadir untuk mencoba bersaing dalam era transaksi non-tunai.
PayPro adalah alat pembayaran digital praktis yang dapat digunakan untuk membayar segala kebutuhan utama masyarakat, seperti listrik, transportasi, dan makanan.
Bertujuan memudahkan transaksi, PayPro telah menghadirkan fitur 'QR code'. Alhasil, pembayaran dapat lebih mudah dilakukan. Untuk saat ini, fitur QR dapat digunakan beberapa merchant seperti, Gramedia, Haagen Dazs dan Puyo.
Untuk menggunakan aplikasi PayPro, Anda hanya perlu memasukan nomor ponsel. selanjutnya, akan menerima nomor PIN sebagai alat verifikasi untuk melakukan transaksi digital.
"Dengan PayPro, semua pembayaran akan semakin mudah. Pada dasarnya, nomor ponsel Anda adalah nomor rekening PayPro," ujar Heidi Bokau, Chief Marketing Officer PayPro Heidi Bokau di Jakarta, Rabu (17/5/2017).
Ia melanjutkan bahwa PayPro ditujukan untuk masyarakat Indonesia yang belum memiliki rekening bank. Sebagaimana diketahui, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki rekening bank.
"Baru 40 juta penduduk Indonesia yang memiliki rekening. Sementara pengguna ponsel mencapai 300 juta. Kami berusaha memanfaatkan potensi itu," ujarnya.
Di masa depan, Heidi merencanakan agar PayPro dapat digunakan untuk alat investasi, seperti reksadana.
"Sebagai upaya dari edukasi masyarakat," ucapnya.
Baca Juga: Mastercard Meniadakan Hambatan Pembayaran Digital
PayPro sudah dapat diunduh di Google Play dan App Store secara gratis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak