Suara.com - Bukan rahasia lagi jika Google dengan layanannya, termasuk Gmail, telah mengetahui informasi-informasi pribadi Anda, perilaku, hobi, dan kegemaran Anda.
Semua informasi pribadi itu diperoleh Google karena perusahaan raksasa asal Amerika Serikat itu memantau detik-detik perjalanan Anda di dunia maya. Google bahkan, jika belum tahu, membaca email-email dalam akun Gmail Anda.
Tetapi kini Google mengumumkan janjinya untuk tak lagi membuka surat Anda di Gmail. Dalam sebuah blog resminya baru-baru ini Google mengatakan tidak lagi akan memindai konten email pengguna Gmail untuk tujuan menjual iklan bertarget.
Wakil presiden senior Google Cloud, Diane Greene mengatakan bahwa tindakan pemindaian email di Gmail tidak akan terjadi lagi di masa depan.
"Konten Gmail Konsumen tidak akan digunakan atau dipindai untuk personalisasi iklan setelah perubahan ini. Keputusan ini membawa iklan Gmail sesuai dengan cara kami mempersonalisasi iklan untuk produk Google lainnya, "tulis Greene.
Langkah ini berarti 1,2 miliar pengguna Gmail mendapatkan perlakuan yang sama dalam hal aspek privasi.
Setelah berhenti memindai email, Google mengatakan bahwa mereka akan menargetkan iklan di konsumen berdasarkan riwayat penelusan Anda di internet.
Ini berarti Anda masih akan tetap melihat iklan di Gmail. Iklan akan ditargetkan ke pengguna berdasarkan aktivitas Chrome, riwayat penelusuran, penjelajahan YouTube yang masuk ke akun Gmail mereka.
Google memang sangat bergantung kepada iklan untuk meraup pendapat. Raksasa pencarian meraup lebih dari 21,4 miliar dolar AS pendapatan iklan selama kuartal pertama 2017, yang meningkat hampir 20 persen dari tahun ke tahun.
Berita Terkait
-
AI sebagai Kompas Inovasi: Bagaimana Google Gemini Ubah Cara Anak Indonesia Belajar dan Berkreasi
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel
-
37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online
-
Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat