Suara.com - Baru-baru ini muncul ransomware jenis baru yang menyerang beberapa komputer di dunia. Menurut seorang pengamat, jenis baru ini lebih berbahaya daripada WannaCry yang sempat heboh beberapa bulan lalu.
Dijelaskan oleh pakar keamanan cyber dari Vaksincom Alfons Tanujaya, GoldenEye dapat menyerang sebuah komputer. Bahkan, jika komputer tersebut sudah di-patch sekalipun, GoldenEye tetap bisa masuk dengan leluasa.
"Ia juga memiliki kemampuan menginfeksi sistem yang komputer sudah di-patch dengan mencuri kredensial administrator. Kemampuan ini tidak dimiliki WannaCry," paparnya dalam pesan singkat, Rabu (28/6/2017).
Ia melanjutkan bahwa GoldenEye bisa mengelabui pengguna dalam bentuk email. Jika sudah terinfeksi GoldenEye, maka sebuah komputer tidak dapat melakukan booting.
"Ia juga memiliki kemampuan menyebar lewat email, dan melumpuhkan sistem yg di infeksi sehingga tidak bisa booting," lanjutnya.
Secara singkat, Alfons melanjutkan bahwa ancaman ini cukup serius bagi Indonesia. Sebab, banyak masyarakat Indonesia yang sedang melakukan libur lebaran di kampung halaman masig-masing.
"Indonesia terancam GoldenEye cukup serius," jelasnya.
Salah satu cara yang ia sarankan untuk mencegah serangan infeksi ini adalah dengan menyimpan data di jaringan cloud atau di hardisk eksternal.
Baca Juga: Gawat, Ransomware GoldenEye Hantui Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Tembus 58.271 KL per Hari, Konsumsi Solar Subsidi Naik 15,1%
-
Kisah Cinta Beda Budaya yang Bikin Baper dalam Film Baby Udon
-
9 Orang Jadi Tersangka Penyerangan Warga di Rokan Hulu, Ngaku Dibayar
-
Drama Siswi SMK Magetan Melahirkan Sendiri Lalu Tinggalkan Bayi di Bawah Pohon Randu
-
Menlu RI soal Kunjungan PM Xanana Gusmao ke Rumah Jokowi di Solo
-
Spek Xiaomi Pad 9 Pro Bocor: Tablet Flagship Usung Chipset Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai 11.000 mAh
-
Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot
-
AI Makin Haus Data, XLSMART Suntik Rp20 Triliun untuk Perkuat Jaringan
-
6 HP Murah Chipset Snapdragon, Harga Mulai Rp1 Jutaan per September 2026
-
Polisi Tangkap Pria di Blora Terkait Hilangnya Mozza, Pengakuan Pelaku Bikin Merinding!