Suara.com - Apple telah menemukan cara agar pengguna iPhone diam-diam dapat menghubungi polisi dalam situasi darurat, dimana tidak mungkin melakukan panggilan telepon biasa.
Sebuah paten yang diajukan oleh raksasa teknologi tersebut mengindikasikan bahwa pemindai sidik jari iPhone dapat digunakan diam-diam menekan 999.
Ini berarti, dalam situasi penyanderaan atau kekerasan potensial, korban dapat dengan cepat melakukan panggilan ke layanan darurat tanpa menimbulkan perhatian. Tanpa mengeluarkan telepon dari saku mereka.
Menurut paten, sensor TouchID bisa diprogram untuk mengenali rangkaian sidik jari yang spesifik untuk memberi panggilan penting.
"Pengguna dapat memprogram perangkat elektronik untuk mengenali masukan, yang dimasukkan dengan urutan jari tertentu, seperti kelingking-jari manis-jari tengah, sebagai perintah untuk membuat panggilan darurat," katanya.
Terlebih lagi, karena iPhone berisi pelacak GPS, polisi bisa langsung diberitahu posisi keberadaan Anda.
Apple telah membuat hal serupa dengan Apple Watch ini. Pengguna dapat melakukan panggilan 'SOS' hanya dengan menekan tombol. Namun, dengan iPhone, ada juga pilihan untuk menangkap video dan audio jika perlu.
Serangkaian keran sidik jari yang berbeda juga bisa diprogram untuk menghapus informasi sensitif dari telepon.
Meski Apple telah mematenkan teknologi itu tidak berarti fitur tersebut akan datang dalam waktu dekat. Perusahaan dapat menambahkannya ke iPhone 8 mendatang sebagai fitur baru atau mungkin menunda dan merilisnya pada tahun 2018.
Baca Juga: Perempuan Ini Selundupkan 102 iPhone di Tubuhnya
Versi berikutnya dari sistem operasinya, iOS 11 akan diluncurkan pada musim gugur dan diperkirakan akan diluncurkan bersamaan dengan model iPhone baru. [Mirror]
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
3 Rekomendasi Serum PIH untuk Memudarkan Noda Hitam Bekas Jerawat Membandel
-
Mendag Bongkar Masalah Beras Fortifikasi: 93% Tak Lulus Uji Laboratorium
-
Prabowo Terima Presiden Timor Leste di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Hadir
-
Jalur Darat Terputus Total, Helikopter Jadi Tumpuan Evakuasi Korban Banjir Bandang Nepal
-
BEI Peringatkan Efek Karhutla: Pasokan Unit Karbon Bisa Menyusut
-
4 Rekomendasi Serum Azelaic Acid Lokal, Ampuh Cerahkan Kulit dan Hempas Jerawat
-
Perda Bakar Lahan Dicabut, Warga Adat Dayak Desak Prabowo Beri Solusi
-
Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa KPK Terkait Skandal Pemerasan Izin WNA
-
Misterius, Seksi, dan Berbahaya: Pesona Patch dalam Hush, Hush
-
Emiten Bekasi Fajar (BEST) Siapkan Kota AI untuk Kejar Investor