Suara.com - 'Game of Thrones Season 7' pembuka 'Dragonstone' memulai debutnya minggu lalu dan mencatat jumlah penonton yang baik di HBO dan Sky Atlantic. Tayangan ini secara resmi merupakan seri pembuka yang paling sukses.
Episode 2 ditayangkan dengan jutaan orang di seluruh dunia menyetel film thriller fanstasy ini. Namun, dengan pertunjukan hanya tersedia via TV berbayar, Season 7 sudah menjadi salah satu acara yang paling banyak dibajak di internet.
Sebuah studi baru yang menunjukkan bahwa tingginya jumlah rekaman seseorang melakukan streaming. Diperkirakan, sekitar 3,7 juta orang di Inggris mengunduh atau streaming tayangan ini.
Sebuah situs web pencarian keuangan pribadi, survei tersebut menemukan bahwa satu dari lima orang mengakui bahwa mereka berencana secara tidak sah melihat episode baru dengan streaming, mengunduh atau meminjam salinan ilegal dari seorang teman.
Ini berarti bahwa dari 2.000 orang yang disurvei, lebih dari 20 persen orang akan menonton pertunjukan secara tidak sah.
Tingkat pembajakan yang tinggi di Inggris, mungkin mengekspos penonto terhadap virus baru yang menyeramkan. Penggemar Game of Thrones adalah target utama.
Maraknya jumlah penonton Game of Thrones telah menjadi sasaran uang saku sejak pemutaran perdana enam tahun lalu. Sehingga penggemar Game of Thrones harus melangkah dengan hati-hati saat akan mengunduh konten dari situs torrent.
Pengguna yang ingin menonton episode ilegal online disambut hacker atau peretas yang mengarahkan mereka menuju link pengunduhan yang menginfeksi mereka dengan ransomware Cerber.
Rupanya virus tersebut, yang ditemukan oleh perusahaan keamanan online Malwarebytes, memanfaatkan plugin browser untuk mengunduh virus tersebut, sementara pengguna tetap tidak sadar.
Baca Juga: Game of Thrones Tamat di 2018
Uang tebusan itu cukup canggih untuk di-upload sendiri ke komputer manapun yang tidak menjalankan antivirus yang mencegahnya muncul. Artinya, pengguna tidak perlu mengeklik tautan untuk terinfeksi.
Virus baru kemungkinan akan mengejutkan banyak orang, jadi jika Anda berencana untuk mengunduh game terbaru Thrones, waspadalah!
Fans Game of Thrones menemukan mereka mungkin perlu membayar lebih banyak uang untuk menonton dua episode terakhir Season 7. [Daily Star]
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antrean Mengular di SPBU Bali, Ini Janji Pertamina
-
Gagal Panen Meluas! BI Ungkap Ancaman Nyata El Nino ke Ekonomi Sulsel
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan