Suara.com - Menjelang peringatan perayaan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh setiap 17 Agustus, para pedagang musiman menjual beraneka ragam bentuk bendera Merah Putih serta umbul-umbul.
Harga bendera pun bermacam-macam, makin besar ukurannya, makin mahal pula harganya.
Agar harga bendera tak ditawar, pedagang bendera ini pun memiliki kiat khusus.
Ada seorang pembeli menanyakan berapa harga bendera, lalu sang pedagang mengatakan harag bendera itu sebesar seratus ribu.
Merasa keberatan, sang pembeli pun mengatakan bahwa bendera tersebut kemahalan, ia pun menanyakan harganya apakah tidak bisa kurang dari harga semula.
Lantas, sang penjual menjawab bendera tak bisa ditawar. Lucunya, ia mengaitkan bendera tersebut dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati.
"Maaf bung NKRI harga mati,"kata pedagang tersebut.
ter-tweet" data-cards="hidden" data-lang="en">
Beli bendera kok nawar pic.twitter.com/aqET1Eczgx
— Meme Comic Indonesia (@MemeComicIndo) August 14, 2017
Melihat percakapan tersbeut banyak warganet yang mengatakan percakapan tersebut tidak nyambung. Namun ada juga yang tertawa melihat percakapan tersebut.
"emot sama percakapan tidak nyambung,"seru @A3NDS.
"hari gini NKRI dinego.. Tak mendydyk wkkwk:v,"tambah @nissa_asyifa.
"Mau murah mah pasang aja bendera partai :v,"timpal @ali_sunanda.
"NKRI bukan harga mati. Ia justru perlu subsidi. Supaya hidup,"tulis @Virgiaw06297777.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif