Suara.com - Apple menggunakan material kaca untuk bagian bodi belakang iPhone 8 dan 8 Plus. Kendati terlihat indah, ponsel Apple tersebut dinilai rentan terhadap kerusakan. Sayangnya, biaya perbaikan bagian belakang iPhone 8 tidaklah murah.
Apple diketahui memiliki layanan asuransi AppleCare+ yang berlaku dua tahun. Dengan layanan ini, pengguna hanya perlu membayar 29 dolar AS atau sekitar Rp385 ribu untuk perbaikan. Bahkan, perbaikan ini hanya mencakup layar depan.
Kerusakan yang terjadi di bodi belakang akan masuk ke perbaikan 'other damage'. Perbaikan jenis ini akan menghabiskan biaya sekitar 99 dolar AS (Rp1,3 jutaan) dan belum termasuk pajak.
Jika layanan AppleCare+ sudah tidak berlaku, maka perbaikan bodi belakang akan mencapai 349 dolar AS atau kisaran Rp4 jutaan untuk iPhone 8 dan 399 dolar AS atau kisaran Rp5 jutaan untuk iPhone 8 Plus.
Perbaikan yang mahal disebabkan proses pelepasan bagian belakang yang cukup sulit dibandingkan layar. Sebab, Apple menggunakan banyak lem untuk merekatkan bagian belakang iPhone 8.
Selain itu, terdapat beberapa komponen yang menempel langsung dengan bodi belakang, seperti koil wireless charging.
Sekadar informasi, iPhone 8 dibanderol mulai 699 dolar AS (Rp9,3 jutaan) sementara iPhone 8 Plus pada harga 799 dolar AS atau sekitar Rp10 jutaan. Keduanya sudah tersedia sejak
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan