Suara.com - Sistem penyimpanan data (database) adalah salah satu hal penting bagi setiap bidang, baik bagi perusahaan maupun individu. Sayangnya, untuk memiliki sistem database, perusahaan harus mengeluarkan biaya yang cukup besar agar data yang disimpan terkelola dengan baik dan lancar.
Menurut Managing Director PT Global Infotech Solution Amon Fernandes, dalam mengoperasikan sistem database, sebuah perusahaan harus terus memperbaharui dan melakukan perawatan secara berkala setiap tahunnya.
"Menggunakan sistem database yang sudah ada, paling tidak perusahaan harus maintanance, update, upgrade, tuning dan lainnya dengan biaya sebesar 22 persen dari harga beli. Ini benar-benar tidak efisien dan mahal," ungkap dia dalam peluncuran IBM dan Tibero di Jakarta, Selasa (26/9/2017).
Mengetahui kebutuhan banyak perusahaan yang ingin lebih efisien dan hemat inilah, PT Global Infotech Solution menjalin kerjasama dengan PT IBM Indonesia dan TmaxSoft Singapore Pte Ltd, menghadirkan paduan server IBM dan Tibero, sebagai solusi berupa sistem penyimpanan data yang menyeluruh.
Tibero, lanjut dia, merupakan solusi penyimpanan data alternatif, yang dapat berjalan diberbagai operating system, mendukung sistem penyimpanan yang sudah dimiliki dan efisiensi yang sangat besar bagi pelanggan-pelanggannya.
Bahkan, ia mengklaim, dengan menggunakan sistem penyimpanan data ini, perusahaan akan menghemat biaya hingga 50 persen dan biaya perawatan per tahun, hanya 18 persen dari harga beli.
Solusi ini, kata Tan Wijaya, Country Manager System Hardware IBM Indonesia, juga menyediakan kemudahan bagi perusahaan yang ingin melakukan migrasi sistem database. Salah satunya, berupa alat-alat yang dapat membantu proses migrasi sistem database berjalan dengan sedikit interaksi atau otomatis.
Dengan kemudahan ini, kata dia, maka proses migrasi dapat dilakukan di luar jam kerja dan hasilnya dapat langsung dilihat keesokan harinya.
Cara kerja sistem penyimpanan data alternatif yang ditawarkan ini, menggabungkan server IBM dan Tibero. Untuk penyimpanan data, mereka menggunakan server IBM yang telah dikenal sebagai server yang sangat handal dari masa ke masa, serta memiliki stabilitas performa yang sangat baik dibanding server lain di kelasnya.
Baca Juga: IBM Linux Challenge Cari Developer Dukung Smart City
"Dengan stabilitas performa yang baik, maka Tibero dan IBM server mampu menjawab tantangan bisnis yang ada di berbagai perusahaan. Paket solusi ini akan menargetkan pasar enterprise dan edukasi, baik di pemerintahan, perusahaan swasta nasional maupun perguruan tinggi," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah
-
Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen
-
Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass