Suara.com - Pendiri Microsoft Bill Gates mengaku sedikit menyesal karena telah memilih menggunakan kombinasi tombol "Control +Alt + Delete" sebagai jalan pintas untuk mengaktifkan atau mematikan komputer.
Berbicara dalam forum Bloomberg Global Business Forum, Rabu (20/9/2017), Gates tampak terhenyak saat moderator menanyakan kisah di balik kombinasi tiga tombol tersebut.
Ia menjelaskan bahwa para teknisi di IBM kala itu harus mencari cara agar komputer dapat melakukan restart jika terjadi sebuah kesalahan.
"Jadi jelas orang-orang yang terlibat dalam proyek itu, harus memasukkan tombol lain untuk membuat komputer kembali berfungsi," jelasnya.
Kendati demikian, ia mengaku akan memilih tombol yang lebih mudah untuk mengaktifkan komputer. Sebab, kombinasi Ctrl+Alt+Del dirasa terlalu sulit.
"Tentu, jika saya bisa membuat satu perubahan kecil, saya akan menjadikannya sebagai operasi yang hanya melibatkan tombol tunggal," ujarnya setengah berkelakar.
Pada komputer-komputer Apple, pengguna bisa hanya perlu menekan satu tombol untuk menjalankan fungsi yang sama dengan "Ctrl+Alt+Del" pada komputer Microsoft.
Kombinasi "Ctrl+Alt+Del" diciptakan oleh David Bradley, teknisi IBM yang terlibat dalam pengembangan komputer pribadi IBM pada 1981.
Dikutip dari Mental Floss, Bradley menciptakan tombol pintas yang akan memicu sistem reset tanpa perlu tes memori. Pasalnya, pada waktu itu komputer sering sekali macet saat terjadi masalah di kode pemrograman.
Bradley sengaja memilih ketiga tombol tidak berdekatan agar pengguna terhindar dari proses restart yang tiba-tiba. (CNN Money)
Berita Terkait
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Microsoft Surface Pro dan Surface Laptop Terbaru Resmi Meluncur, Ditenagai Snapdragon X2 dengan AI
-
Selamat Tinggal Password! Microsoft Resmi Pensiunkan Kata Sandi
-
Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI