Suara.com - Bermain telepon seluler pintar merupakan salah satu kegiatan yang paling banyak dilakukan ketika buang air. Sayangnya, meski ponsel bisa membantu membunuh kebosanan dalam toilet, tetapi menurut para ilmuwan kebiasaan itu justru berbahaya bagi kesehatan.
Toilet, terutama kloset memang merupakan salah satu tempat paling kotor dan banyak kuman di dalam rumah atau kantor. Tetapi bukan dari situ Anda bisa tertular penyakit atau bakteri berbahaya.
Menurut Paul Matewele, pakar mikrobiologi dari London Metropolitan University, kuman juga banyak bersembunyi di dudukan toilet, keran, dan wastafel.
Kuman-kuman itu antara lain bakteri E.coli, yang bisa menyebabkan gangguan usus; acinetobacter, pemicu infeksi saluran kencing; serta C.diff, penyebab diare.
Selain itu, ketika Anda menyiram kotoran di dalam kloset maka kuman akan serentak menyebar ke segala arah, termasuk ke ponsel yang sedang dalam genggaman.
Bayangkan, jika ponsel itu kemudian Anda tempelkan di telinga ketika menelepon atau Anda letakkan di meja makan saat sedang bersantap di kantin.
"Karena orang selalu membawa ponsel ke mana saja mereka pergi, maka ponsel bisa menjadi sangat kotor," kata Emily Martin, ilmuwan dari University of Michigan, Amerika Serikat.
Selain bakteri, ponsel juga rawan jadi tempat bersarangnya virus. Karenanya para ilmuwan menyarankan untuk tak pernah bertukar ponsel saat sedang ada wabah flu. Alasannya karena virus flu bisa bertahan hidup selama delapan jam di permukaan ponsel.
Virus juga dengan mudah menyebar via ponsel karena itu adalah perangkat teknologi yang paling sering menempel di wajah kita.
Karenanya para ilmuwan dan dokter menyarankan pengguna ponsel untuk selalu membersihkan ponsel dengan tisu antibakteri sebelum dan sesudah digunakan. (Tech Time)
Berita Terkait
-
5 HP Murah untuk Orang Tua yang Tidak Ribet, Minim Iklan dan Awet: Mulai 2 Jutaan
-
Cara Memperbesar Tulisan dan Ikon di HP Android untuk Lansia, Biar Lebih Nyaman Dipakai
-
"Offline Is the New Luxury": Ketika Tidak Memegang Ponsel Adalah Kemewahan Baru
-
57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat
-
Cari HP Midrange selain Xiaomi 17T? Ini 3 Pilihan yang Tak Kalah Mantap
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
5 Lip Cream Lokal Harga di Bawah Rp50 Ribu Terbaik, Tahan Lama Sesuai Review Pengguna
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Bitcoin Hingga XRP Anjlok Massal, Indeks CFX10 Merosot 1%
-
Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tewaskan 3 Bocah Bersaudara
-
Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
-
Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?
-
Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A
-
Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan
-
Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media