Suara.com - Salah satu fenomena alam yang dinanti banyak orang adalah munculnya pelangi. Sayang, selama ini pelangi hanya muncul sesaat dan bahkan tidak dalam hitungan jam.
Tapi suatu keajiban terjadi di Taiwan. Pelangi muncul di salah sebuah daerah dan bertahan hingga sembilan jam.
Tidak hanya keindahannya bisa dinikmati banyak orang tapi peristiwa ini mencatat cetak rekor dunia, otoritas Guinness World Record. Sebelumnya, pelangi terlama muncul di Yorkshire dan mampu bertahan hingga enam jam.
Peritiwa ini terjadi beberapa waktu lalu, tepatnya Kamis (30/12/2017) di pagi hari. Menurut para periset di Chinese Culture University di Taipei, pelangi yang muncul pun tetap menggantung di langit sepanjang hari.
Masyarakat setempat pun benar-benar menikmati keindahan pemandangan yang ada Mereka memotretnya dari semua sudut untuk mengumpulkan bukti bahwa mereka harus mengalahkan rekor sebelumnya, yang ditetapkan 23 tahun yang lalu. Pelangi tersebut membentang hampir seluruh kota Taipei.
Profesor Liu Ching-hwang dengan universitas Atmospheric Sciences mengatakan bahwa pelangi yang memecahkan rekor tersebut terjadi sekitar pukul 07:15 pagi (waktu setempat) dan berlangsung sampai jam 4 sore waktu Taipei.
"Karena daerah setempat (di Kabupaten Shilin) dan angin timur laut musiman, kelembaban sering terkumpul di sini dan mengembun menjadi hujan, yang menyebabkan pelangi saat ada sinar matahari," katanya.
Bahkan, baru tiga hari sebelumnya pengamat iklim di Chinese Culture University mulai merekam data pelangi lain yang berlangsung sekitar enam jam. Tapi sebelum mereka bisa menyelesaikan kompilasi laporan untuk menentukan apakah itu benar-benar memecahkan rekor Sheffield berusia 23 tahun, pelangi sembilan jam yang jauh lebih lama muncul beberapa hari kemudian.
Gambar kemunculan pelangi pun menjadi viral di media sosial dan terlihat dari berbagai sudut. [Metro]
Baca Juga: Yuk, Wisata Sehari di Negeri Sejuta Pelangi!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bal by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki