Suara.com - Warga di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dikejutkan dengan munculnya air yang menggenangi kawasan hutan seluas sekitar 30 hektare seperti danau di Dusun Wediwutah, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu.
"Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat, air yang menggenangi hutan itu berasal dari tujuh sungai bawah tanah dan menuju ke laut satu jalur. Pertemuan air tujuh sungai ini, menyebabkan air meluap ke atas," kata Kepala Dukuh Wediwutah Diarto di Gunung Kidul, Jumat (1/12/2017).
Ia mengatakan, air yang muncul ke atas cukup jernih, seperti air biasa. Air mulai menggenangi kawasan hutan sejak Selasa (28/11). Sejak itu, debit airnya terus naik.
Menurutnya, air yang muncul ke atas menggenangi kawasan hutan, sawah dan ladang seluas puluhan hektare itu berbeda dengan air banjir yang biasanya berwarna cokelat keruh. Air yang keluar cenderung bening berwarna kehijauan jika dilihat dari puncak tertinggi.
"Sumber air di Wesiwutah, biasanya digunakan untuk mencuci dan memasak. Sumber air di sana, airnya cukup bersih. Meski hujan deras meluap hanya sampai jalan antardusun tidak seperti ini, kalau ini berbeda dari biasanya," kata Diarto.
Tokoh masyarakat Gunung Kidul Budi Martono mengatakan, munculnya air ke permukaan seperti danau di Desa Ngeposari merupakan fenomena alam. Informasinya, air yang naik itu dari sumbermata Mbribin (Ngreneng).
"Semoga ini pertanda bagus untuk sumber air di Gunung Kidul," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran