Suara.com - Sebuah teknik baru telah menunjukkan hubungan antara koneksi di dalam otak dan kecerdasan pada manusia. Memahami apa yang disebut "connectome", jaringan sel saraf yang terhubung yang membentuk otak, merupakan area penelitian utama ilmuwan.
Meskipun ada kemajuan signifikan dalam teknik pencitraan otak dalam beberapa tahun terakhir, memahami bagaimana menghubungkan bentuk otak dan hubungannya dengan karakteristik seperti kecerdasan sangat kompleks.
Dengan menggunakan pemindai MRI yang sangat kuat, tim peneliti internasional telah mampu membangun peta penghubung.
"Kami melihat hubungan yang jelas antara 'hubbiness' daerah otak tingkat tinggi dengan kata lain, seberapa padatnya hubungan mereka dengan jaringan lainnya dan IQ individu," kata Jakob Seidlitz, kandidat PhD di Universitas dari Cambridge yang turut menulis penelitian ini.
"Ini masuk akal jika Anda memikirkan hub yang memungkinkan arus informasi di sekitar otak, semakin baik otak memproses informasi."
Untuk penelitian mereka, Seidlitz dan rekan-rekannya membandingkan otak hampir 300 sukarelawan remaja yang biasanya berkembang dan memvalidasi hasilnya dengan 124 sukarelawan tambahan.
Para peneliti menggunakan pemindaian MRI untuk membangun apa yang mereka sebut "jaringan kemiripan morfometrik", yang menunjukkan konektivitas di dalam otak relawan mereka.
Mereka kemudian memverifikasi temuan mereka dengan perkiraan konektivitas yang dianggap sebagai "standar emas" dari sampel otak monyet.
Sementara kecerdasan, yang diukur dengan menggunakan IQ, bervariasi di antara peserta, jaringan kemiripan morfometrik mereka menyumbang sekitar 40 persen variasi itu.
Baca Juga: Main Video Game Ternyata Bikin Otak Semakin Pintar
Ini menyarankan kepada para ilmuwan bahwa struktur fisik otak para peserta memiliki kaitan dengan kecerdasan mereka.
Hasilnya dipublikasikan di jurnal Neuron.
Profesor Derek Hill, pakar pencitraan otak di IXICO yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, mengatakan sementara pertanyaan mengenai apakah struktur otak berkaitan dengan kecerdasan "menarik", penelitian ini masih spekulatif.
Berdasarkan pekerjaan yang telah dilakukan di masa lalu, menurutnya, mungkin variabilitas struktur otak bisa memberi tahu kita sesuatu tentang kinerja otak.
"Saya pikir mungkin ada informasi di sana, tapi saya rasa tidak ada yang benar-benar mengerti tentang hal itu dan mengatakan 'kita sekarang memiliki pengukuran'," katanya.
Meskipun begitu, Profesor Hill mencatat bahwa masih jauh dari mampu menempatkan seseorang di pemindai otak dan mengukur kecerdasan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
China Sukses Kembangkan Matahari Buatan, Selangkah Lebih Dekat ke Energi Masa Depan
-
Chipset Redmi Turbo 5 Series Terungkap: Diprediksi Pakai Dimensity 8500 dan 9500e
-
Naoki Yoshida Isyaratkan Adanya Port Final Fantasy 14 untuk Nintendo Switch 2
-
10 HP Android Terkencang Versi AnTuTu Desember 2025: Red Magic dan iQOO Bersaing Ketat
-
5 Rekomendasi Smartwatch Murah Alternatif Apple Watch, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Geser iPhone 17 Pro, Vivo X300 Pro Masuk 3 Besar HP Flagship Kamera Terbaik DxOmark
-
5 Smartwatch Samsung, Garmin hingga Xiaomi Diskon Sampai 40% di Erafone!
-
Oppo Reno 15 Pro Max Debut Global, Pakai Dimensity 8450 dan Kamera 200 MP
-
Bocoran Perdana Motorola Signature Muncul, Stylus Jadi Kejutan di Kelas Flagship
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan yang Layak Dibeli di 2026