Suara.com - Google menghapus sekitar 60 aplikasi yang berisi malware porno tersembunyi dari Play Store-nya setelah perusahaan riset keamanan menemukan kodenya. Banyak permainan ditujukan untuk anak-anak.
Periset di Check Point Software Technologies melaporkan malware tersebut pada hari Jumat (12/1/2017) waktu setempat. Dijuluki AdultSwine, malware menampilkan gambar porno yang terlihat seperti iklan namun dirancang untuk meminta pengguna mengunduh perangkat lunak keamanan palsu.
Pengguna kemudian didorong untuk mengklik link lain yang harus mereka bayar. Google segera menarik aplikasi dari Google Play.
"Kami telah menghapus aplikasi dari Play, menonaktifkan akun pengembang dan akan terus menunjukkan peringatan yang kuat kepada siapa pun yang telah memasangnya," kata Google dalam sebuah pernyataan email.
"Kami menghargai kerja Check Point untuk membantu pengguna tetap aman."
Google menambahkan bahwa masalah tersebut tidak memanfaatkan kerentanan keamanan Android-nya dan perangkat pengguna tidak terpengaruh.
"Aplikasi yang terpengaruh sejauh ini telah diunduh antara 3 juta hingga 7 juta kali," kata periset tersebut, dengan mengutip data Google Play.
Menurut Check Point, seiring dengan mendorong pengguna untuk mengundur scareware dan membayar layanan premium, AdultSwine juga mencuri kredensial.
Hal ini dilakukan dengan menghubungi server Command and Control pengembang setelah aplikasi diunduh, mengirimkan data tentang perangkat yang terinfeksi dan menerima instruksi tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya. Petunjuknya mencakup menampilkan iklan palsu, menakut-nakuti pengguna untuk memasang aplikasi keamanan palsu dan membebankan korban untuk layanan yang tidak mereka minta atau terima.
Baca Juga: Awas! Malware Ini Bisa Bikin Anda Ikut Layanan SMS Premium
Aplikasi yang terkena dampak termasuk Five Nights Survival Craft, dengan antara 1 juta sampai 5 juta unduhan dan Mcqueen Car Racing Game, yang telah diunduh setidaknya 500.000 kali. [Cnet]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan