Suara.com - Saat ini banyak produk yang mengalami koreksi pertumbuhan pasarnya, bahkan ada yang mulai mencari ceruk pasar baru untuk survive atau bertumbuh. Pilihannya mulai banyak dan beragam, beralih ke online dan edukasi market baru yang serba digital dan lebih intens mendekati generasi millenial, adalah solusi relevan saat ini.
Namun, hanya pemasar yang paham dan aware terhadap teknologi dan digital minded yang akan jadi pemenang di era disruptif ini.
Berangkat dari fenomena tersebut, TRAS N CO INDONESIA menggelar event besar tahunan yang bertajuk IDMF (INDONESIA DIGITAL KNOWLEDGE MARKETING FORUM) 2018. Acara ini digelar untuk menunjang pertumbuhan digital branding dan marketing yang dilakukan oleh para digital marketer yang semua itu merupakan ujung tombak perusahaan dalam menumbuhkan sales revenue-nya.
Sebagai bagian dari tolok ukur pertumbuhan digital branding dan marketing, event ini pun mendatangkan berbagai narasumber expert dari berbagai perusahaan digital kelas dunia seperti Google, tidak hanya itu kegiatan ini juga menghadirkan ekonom Indef, TRAS N CO Indonesia dan berbagai perusahaan kampiun digital marketing yang sukses menaklukkan hati para netizen untuk memilih, membeli dan menggunakan mereknya.
“Event ini diharapkan menjadi sarana untuk mengeksplorasi tren dan pendekatan digital marketing terkini dan bersifat praktis, sehingga dapat dirasakan manfaatnya secara riil oleh peserta dan bersifat aplikatif. Agar event ini bisa menebar manfaat bagi pertumbuhan digital business di Indonesia,” ungkap Founder & Chairman TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo.
Dengan mengangkat tema “Winning Strategy In Digital Marketing 2018” event ini sangat baik untuk menjadi sarana mengeksplorasi tren dan pendekatan digital marketing terkini dan bersifat praktis, sehingga dapat dirasakan manfaatnya secara riil oleh peserta dan bersifat aplikatif agar menebar manfaat bagi pertumbuhan digital business di Indonesia.
Konsep Acara
Indonesia Digital Marketing Forum 2018 dibingkai dalam konsep Digital Marketing Seminar, Talkshow dan berbagai pembicara yang expert di bidangnya masing-masing yang akan di selenggarakan pada Kamis, 25 Januari 2018 di Ayana Mid Plaza Hotel, Sudirman Jakarta dan akan dihadiri oleh 150 peserta.
Event akbar IDMF 2018 ini akan menghadirkan tiga pembicara utama yang namanya sudah tersohor di dunia ekonomi, bisnis dan digital di Indonesia. Tiga tokoh yang akan menjadi pembicara utama dalam acara IDMF 2018 ini ialah Bhima Yudistira Adhinegara (Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)) yang akan mengangkat tema “Disruptive Economy at Political Years 2018”.
Kemudian, Tri Raharjo (Founder & Chairman TRAS N CO Indonesia) yang akan mengupas tuntas materi pembahasan “Digital Marketing Trends 2018”. Selanjutnya ialah Henky Prihatna (Country Industri Head Google Indonesia) yang akan membahas tema “Winning Digital Marketing Strategy 2018”.
Tak hanya itu, IDMF 2018 ini juga dibalut dengan tema besar “Winning Strategy In Digital Era” yang akan menghadirkan talkshow guna mengetahui bagaimana cara memenangkan pasar di dunia digital. Selain itu, IDMF 2018 ini juga menghadirkan Award Ceremony yakni TOP Digital PR Award 2018. Sebuah ajang penghargaan bergengsi yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang telah membangun Digital PR yang baik di mata netizen berdasarkan pendekatan digital survey dari TRAS N CO Research.
Tentang TOP Digital PR AWARD
Di dunia digital, keterampilan sebuah perusahaan untuk mengolah konten PR-nya benar-benar diuji. PR tidak lagi membicarakan mengenai siaran berita, tetapi juga membuat, mengolah dan membangun relasi dengan para netizen. Dengan kata lain, inovasi dan kreativitas menjadi sangat penting dalam menciptakan image positif di mata netizen.
“Strategi PR yang kreatif dan inovatif akan membawa perusahaan lebih dikenal publik dengan persepsi dan citra positif di tengah akselerasi sosial media dan digital media yang begitu dinamis,” ujar Tri Raharjo.
Atas dasar itulah, TRAS N CO Research memandang penting melakukan sebuah riset digital untuk mengamati perusahaan-perusahaan yang telah berhasil menjalankan aktivitas dan strategi digital PR-nya melalui TOP Digital PR Index. Yakni sebuah cara faktual untuk merekam keberhasilan mereka membangun komunikasi, engagement dan image di mata netizen.
Metodologi Penelitian
Guna mengetahui siapa saja peraih TOP Digital PR Award 2018, TRAS N CO Research melakukan survey dengan menggunakan “Suara Netizen” dengan tiga parameter pendekatan: Digital Media Aspect, Social Engagement Aspect dan Digital Mention Aspect. Survey Digital PR Index ini dilakukan oleh TRAS N CO Research mulai bulan Oktober-Desember 2017 dengan total brand tersurvei sebanyak 350 di 50 kategori bisnis.
Tentang TRAS N Co Research
TRAS N Co Research adalah sebuah perusahaan riset terkemuka yang mendedikasikan diri terhadap penelitian akan perkembangan bisnis & brand di Indonesia. Disamping itu, TRAS N Co Research merupakan perusahaan riset ternama yang juga dikenal sebagai penggagas dari Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA), Anugerah Brand Indonesia (ABI), Penghargaa Pertama Di Indonesia, Rising Business Award serta berbagai penghargaan populer lainnya.
Berita Terkait
-
Marketeers Tech for Business: Brand Hari ini Harus AI Friendly
-
Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI
-
Insight Seedbacklink Summit 2026: Marketing Harus Data-Driven, Efisien, dan Kontekstual
-
Mahasiswa KKN UMBY Dorong Pemuda Kalidadap 1 Bangun Branding dan Marketing
-
Inspiratif! Kisah Kiki Abdul Rachman Mendorong UMKM Go Digital
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
MacBook Neo 2 Siap Gebrak Pasar 2027: Chip A19 Pro dan RAM 12GB Jadi Standar Baru Laptop Terjangkau
-
Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp10 Juta Tangkap Begal, Syaratnya Pelaku Harus Selamat
-
First Look Serial My Brilliant Career, Tayang Agustus 2026 di Netflix
-
Promo KPR BRI dan Pilihan Suku Bunga Berjenjang Hingga Juli 2026
-
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu 9 Jam, Lima Koper Barang Bukti Dibawa ke Jakarta
-
Saldo BRIPoin BRImerchant Mendadak Jadi 0? Jangan Panik, Ini Penjelasan Resmi BRI
-
Tayang 9 Oktober, Avatar: Seven Havens Hadirkan Avatar Baru Penerus Korra
-
Viral Alphard Terobos Lampu Merah, Polisi Bongkar Pelat Palsu dan Langsung Tilang Pengemudi
-
Adaptasi Perang Kargil, Operation Safed Sagar Tayang 7 Agustus di Netflix
-
Somethinc Calm Down! Skinpair Moisturizer untuk Kulit Apa? Simak Ulasan Lengkapnya di Sini