Suara.com - Akun twitter @prass....xxx, yang diduga menyebarkan video mesum hubungan seksual sesama jenis di media sosial, masih terpantau aktif. Akun tersebut diketahui dikelola oleh dua orang lelaki di Depok, Jawa Barat dan keduanya telah ditangkap oleh polisi pada Sabtu (20/1/2018).
Seperti yang dipantau Suara.com, Minggu petang (21/1/2018), akun tidak dikunci dan dapat diakses oleh siapa pun. Saat pertama kali dibuka, pengunjung akan menemukan sebuah deskripsi mengenai layanan yang disediakan akun ini.
"Tak seindah lonte profesional. yang penting abang puas," bunyi deskripsi di akun tersebut.
Dalam setiap tweet yang diunggah mereka, terdapat video beserta informasi nomor telepon, yang bisa dihubungi oleh mereka yang ingin menyewa jasa prostitusi gay online. Hingga saat ini, akun itu sudah mengunggah 418 foto dan video di Twitter.
Caption video yang digunakan pengelola akun ini juga terbilang vulgar dan provokatif. Tampaknya, kata-kata vulgar digunakan untuk menarik calon pelanggan agar berniat menggunakan jasa mereka.
Diberitakan sebelumnya, Polres Depok berhasil menangkap dua pelaku berinisial RP (21) dan M (31) di sebuah rumah, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Sabtu (20/1/2019) malam. Mereka ditangkap lantaran memproduksi dan menyebarkan video mesum sesama jenis di Twitter.
Menurut pengakuan seorang pelaku, tujuan penyebaran video seks gay di Twitter adalah mencari keuntungan. Tersangka bisa mendapatkan keuntungan ratusan ribu rupiah apabila ada yang berminat membeli video hubungan intim gay tersebut.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Depok Ajun Komisaris Sutrisno mengatakan bahwa pihaknya masih mengembangkan kasus ini untuk mencari pelaku lain yang terlibat.
Dari penangkapan tersebut, Polres Depok berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 kaus oblong warna putih dan 3 unit smartphone berbagai merek.
Berita Terkait
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Kurikulum, Diajarkan Mulai Kelas 4 SD
-
Echa Waode Tuntut Natalius Pigai Jamin Hak LGBT: Negara Jangan Diam Lihat Rakyat Dipersekusi!
-
Budaya LGBT Jadi Ancaman Negara, Mensesneg Beri Kode Bakal Ada Pembatasan Konten
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target