Suara.com - Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan kemunculan pesan broadcast yang berisikan promo tiket gratis AirAsia. Pesan itu sendiri telah dibantah oleh pihak maskapai dan menurut pakar keamanan siber bahkan berbahaya karena diduga menyembunyikan virus atau program jahat (malware).
AirAsia dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Selasa (23/1/2018), mengatakan bahwa pesan berantai itu merupakan penipuan.
“Kami berkenan untuk mengonfirmasi bahwa informasi yang beredar tersebut merupakan penipuan yang mengatasnamakan AirAsia. Kami mengimbau masyarakat untuk mengabaikan promosi tersebut dan tidak mengklik tautan apapun atau memberikan rincian informasi pribadi,” kata Head of Corporate Secretary and Communications AirAsia Indonesia, Baskoro Adiwiyono.
Walaupun sudah dibantah oleh AirAsia, pesan tersebut sudah kadung tersebar ke masyarakat. Dalam pengamatan praktisi keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, tautan tersebut akan merugikan konsumen.
Kepada Suara.com Alfons mengatakan, tautan yang digunakan oleh pelaku bukanlah alamat resmi dari AirAsia. Jika diklik, maka korban akan diarahkan ke situs lain, yakni https://xn--airasa-fwa.com.
Jika sudah diklik, korban akan dipandu untuk mengerjakan beberapa kuis untuk dapat mendapatkan tiket AirAsia gratis. Usai mengerjakan kuis, korban diharuskan untuk menyebarkan promo tersebut ke 20 teman.
"Menurut pengalaman Vaksincom, scam ini memiliki beberapa tujuan yang pada akhirnya mengarahkan korban pada tampilan iklan," lanjutnya.
Parahnya lagi, Alfons memperingatkan bahwa tautan yang tidak dikenal dan disembunyikan di balik promo tiket AirAsia itu berpotensi untuk menyabarkan malware atau virus ke ponsel korban.
"Harap berhati-hati jika Anda diminta untuk mengunduh atau menjalankan program karena sangat berpotensi mengaktfikan malware yang dapat mengunci data atau menghabiskan sumber daya ponsel Anda," tutupnya.
Berita Terkait
-
Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118