Suara.com - Banyak orang memanfaatkan media sosial untuk hal-hal aneh, seperti lelaki yang mengirim ratusan pesan ke orang asing meminta seseorang untuk membunuhnya. Aksi ini dilakukan setelah dia memasang iklan online untuk satu hal yang sama.
Lelaki itu mengatakan bahwa dia akan memberikan semua yang dia miliki kepada siapa saja yang akan mengakhiri hidupnya, termasuk TV, konsol game dan uang tunai.
Sejak saat itu, dia telah dibanjiri dengan balasan dari orang-orang yang berusaha menyelamatkannya, menawarkan saran dan dukungan kepadanya.
Pesannya di Facebook mengatakan, "Saya akan membayar seseorang dengan semua yang saya miliki untuk satu bantuan ... siapa pun yang tertarik? $300 + TV Xbox One, 360, PlayStation 2, sekitar 100 game, 60 DVD (dan) 2 laptop. Semua itu jika seseorang mengabulkan permintaan saya, bukan lelucon, bantuannya sederhana ... bunuh aku."
Dikutip Mirror dari News.co.au, pesan tersebut dibagikan kepada kelompok Facebook Australia 'Gold Coast membeli, menjual dan bertukar dengan aturan yang mudah' dan ratusan anggota telah mengirim pesan untuk membuatnya tidak melakukan apapun.
Banyak pihak yang meninggalkan nomor telepon, sementara beberapa melaporkan ke polisi. Seorang yang khawatir bahkan ada yang mengemudikan mobil sekitar 30 mil untuk mencoba dan menemukannya.
Seorang perempuan yang mengaku sebagai ibu lelaki itu telah memposting pesan yang berterima kasih kepada orang-orang atas kebaikan mereka. Dia mengatakan bahwa dia terkejut dengan kebaikan semua orang.
"Saya tahu ini membuat orang-orang marah dan mungkin juga memicu orang lain. Pesan dukungan sangat banyak," tulisnya.
Setelah menerima pesan tersebut, lelaki tersebut memutuskan memeriksa dirinya sendiri ke rumah sakit dan sekarang mendapatkan bantuan medis yang dia butuhkan.
Baca Juga: Kini Ada Cara Mengetahui Pengintip Akun Facebook Anda
"Tolong saya ingin anggota Anda tahu betapa bersyukurnya saya dan bahwa dia baik-baik saja dan dirawat," kata sang ibu.
Ini merupakan salah satu hasil positif dari media sosial, dimana dapat membantu orang lain yang sudah putus asa untuk mengakhiri hidupnya. Satu nyaa lagi-lagi diselamatkan berkat media sosial.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan