Suara.com - Xiaomi, produsen smartphone asal Cina, berhasil kembali ke jajaran lima produsen telepon seluler pintar terbesar di dunia, demikian diwartakan Reuters, Jumat (2/2/2018).
Xiaomi berhasil menggeser rival senegara Vivo, untuk menduduki peringkat kelima produsen ponsel terbesar dunia pada 2017. Xiaomi berhasil menjual sekitar 92,4 juta unit ponsel, naik 74,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Samsung masih berada di puncak, disusul Apple dengan iPhone-nya, lalu Huawei, dan Oppo di urutan keempat.
Pasar smartphone global di 2017 berhasil dimenangkan oleh lima merek di atas, sementara penjualan merek-merek lainnya turun 11,7 persen akibat persaingan yang ketat.
Xiaomi memang tampil paling gemilang tahun lalu, karena berhasil menyediakan ponsel-ponsel pintar inovatif tetapi dengan harga terjangkau. Salah satu kesuksesan Xiaomi adalah berhasil menggeser Samsung sebagai merek paling laris di India, salah satu pasar ponsel pintar terbesar di dunia.
Volume penjualan smartphone pada 2017 sendiri, menurut perusahaan analis pasar teknologi global IDC, turun 0,1 persen menjadi 1,47 miliar unit. Sementara menurut Strategy Analitics, pasar smartphone dunia naik 1 persen pada tahun lalu.
Pasar ponsel pada triwulan terakhir 2017, terang IDC, mengalami penurunan sebesar 6,3 persen dibandingkan dengan kuartal terakhir 2016 lalu. Penurunan ini disebabkan karena para pengguna ponsel pintar di Cina dan AS - pasar ponsel terbesar dan terbesar ketiga di dunia - enggan mengganti gawai mereka dengan yang lebih canggih.
Sementara menurut Strategy Analytics, pasar ponsel pintar di triwulan terakhir tahun lalu mengalami penurunan sebesar 9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016 lalu.
Tag
Berita Terkait
-
3 Smartwatch Xiaomi Paling Layak Dibeli 2026: Fitur Kesehatan Canggih, Baterai Tahan 21 Hari
-
5 HP Terbaru Rilis Agustus 2026, Ada Ponsel Rp3,7 Jutaan dengan Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan: Performa Ngebut, Kamera Jernih, dan Memori Lega
-
Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori
-
Oppo Reno16 Pro 5G Jadi Pionir MediaTek Dimensity 8550 Super di Indonesia, Apa Keunggulannya?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan