Suara.com - Bandar Udara Charleston di negara bagian South Caroline, Amerika Serikat, Jumat dini hari (22/2018) waktu setempat, dievakuasi selama dua jam setelah petugas menemukan suatu paket mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, paket tersebut adalah sebuah iPad.
"iPad tersebut terlihat oleh para petugas Badan Keamanan Transportasi AS (TSA) ketika benda itu menjalani pemeriksaan di mesin pemindai tak lama setelah pukul 05.00 waktu setempat," kata Direktur Eksekutif Bandara Charleston, Paul Campbell.
Ia sebelumnya mengatakan bahwa paket yang dimaksud adalah sebuah komputer jinjing (laptop).
"Setelah para petugas TSA menganggap bahwa iPad itu terlihat tidak beres gedung bandara dievakuasi dan tim penjinak bom dipanggil," kata Campbell.
Ia tidak menjelaskan, mengapa para petugas TSA menganggap iPad tersebut mencurigakan.
"Kami harus sangat berhati-hati daripada menimbulkan risiko," katanya dalam acara jumpa pers di bandara, yang videonya ditayangkan di laman Twitter bandara.
Tim penjinak bom menyimpulkan bahwa iPad itu tidak bermuatan ancaman sementara sang pemilik iPad, setelah diperiksa oleh pihak berwenang, dibebaskan dan diberi tempat untuk mengikuti penerbangan berikutnya.
Bandara dibuka kembali tak lama setelah pukul 07.00 dan para calon penumpang mengantre di titik-titik pemeriksaan keamanan, loket tiket serta pintu masuk.
"Kami memohon maaf atas penundaan, tapi kami tidak akan mengorbankan keselamatan untuk apa pun, dengan alasan apa pun," kata Campbell. [Antara]
Baca Juga: Pendiri Apple Bongkar Cela iPhone X
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC