Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai seluruh institusi pemerintahan daerah perlu memiliki cyber troops atau pasukan siber untuk menangkal konten negatif atau hoax.
"Terpikir oleh saya untuk menyarankan setiap institusi perlu memiliki cyber troops sendiri untuk memproduksi konten yang objektif dan mendidik ," kata Mahfud di Kantor Kepatihan, Yogyakarta, Senin (19/2/2018).
Menurut Mahfud, pasukan siber perlu dimiliki setiap institusi pemerintahan daerah karena saat ini banyak akun-akun yang memproduksi konten berupa ujaran kebencian atau konten negatif lain tanpa disertai data dan fakta.
Ia mencontohkan, dalam kasus sindikat Saracen, sindikat itu dibayar untuk memelintir berita dan memproduksi berita bohong. Sindikat itu amat berbahaya karena berita bohong yang diproduksi juga akan disebarkan para pengguna media sosial lainnya.
"Karena seperti kasus Saracen ada yang (memproduksi berita bohong) karena dibayar mahal dan ada yang memang sengaja ingin membuat kekacauan," kata dia.
Oleh sebab itu, setiap humas instansi pemerintah daerah, menurut dia, perlu bekerja sama membentuk pasukan siber dengan generasi muda untuk bersama-sama membuat konten positif dan objektif sebagai penangkal konten negatif yang menyebar.
"Karena media sosial tidak bertuan. Sekarang kalau tuannya orang baik-baik dan bisa dikoordinir setiap hari untuk memproduksi konten yang bagus. Setiap ada yang membuat ujaran kebencian atau berita bohong bisa dibantah rame-rame untuk kebaikan kita bersama," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP
-
Hanya Jawab Singkat, Begini Respons Kapolri Usai Dikritik Mahfud MD Soal Kasus Febrie
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123