Suara.com - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengatakan pihaknya terus memantau pergerakan stasiun luar angkasa Tiangong-1 milik China. Stasiun tersebut diperkirakan akan re-entry (masuk kembali ke atmosfer Bumi) dalam waktu dekat.
"Ya LAPAN terus memantau," kata Thomas kepada Suara.com lewat pesan singkat, Senin (12/3/2018).
Diluncurkan pada 2011, Tiangong-1 sebenarnya dirancang hanya untuk beroperasi hingga 2013. Namun setelah masa operasinya diperpanjang, modul tersebut mulai tak berfungsi optimal, tak lagi bisa dikendalikan dari Bumi, dan perlahan-lahan meluncur ke Bumi dalam kecepatan tinggi.
Mengenai lokasinya, Thomas menjelaskan serpihan stasiun berbobot sekitar 8,5 ton ini akan jatuh di wilayah antara 43 derajat lintang utara dan 43 derajat lintang selatan, termasuk Indonesia.
"Tetapi secara umum, kemungkinan jatuh di pemukiman sangat kecil," lanjut pria yang mendapat gelar doktor dari Universitas Kyoto ini.
Berbicara soal adanya komponen berbahaya di Tiangong-1, Thomas tidak mau berandai-andai. Namun ia menjelaskan, stasiun luar angkasa biasanya menggunakan Hydrazine sebagai bahan bakar.
"Kalau masih bersisa memang sangat beracun. Tabung bahan bakar ini yang perlu diwaspadai," jelasnya.
Dikutip dari situs resmi LAPAN, Tiangong-1 diperkirakan akan mengalami re-entry pada 10 April 2018. Namun prediksi ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung aktivitas matahari dan geomagnet yang akan mempengaruhi kondisi kerapatan atmosfer.
"Mengingat aktivitas matahari dan geomagnet sangat rendah, diperkirakan proses re-entry tersebut akan terjadi lebih lama daripada waktu yang telah diperkirakan sebelumnya," tulis LAPAN.
Baca Juga: Begini Sosok Perempuan Penusuk Ustad Abdul di Masjid Sawangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
-
Servis Elektronik Kini Bisa Dipantau Real Time Cukup dari Platform
-
Caviar iPhone 17 Pro Valentine Edition Rilis: iPhone Termahal 2026 Berlapis Berlian
-
Kenapa HP Muncul Iklan Terus? Ini 3 Rekomendasi Ponsel Bebas Iklan!
-
Bigmo Anak Siapa? Ferry Irwandi Panen Kritik Usai Undang Anak Koruptor ke Podcast
-
4 Game Baru Sega Siap Rilis hingga Maret 2027, Ini Bocorannya
-
67 Kode Redeem FF Terbaru 15 Februari 2026: Sikat Skin Angelic, Time Skipper, dan Diamond
-
7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
-
Cari HP Rp1 Jutaan yang Bagus untuk Main Game? Ini 7 Pilihan yang Bisa Jadi Andalan
-
POCO X8 Pro Max Lolos Sertifikasi IMDA dan TKDN, Bersiap ke Pasar Asia Tenggara