Suara.com - Peristiwa hujan meteor Lyrid akan terjadi akhir pekan ini. Masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia, berkesempatan menyaksikan fenomena alam tahunan ini.
Dijelaskan oleh Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, waktu terbaik untuk melihat hujan meteor Lyrid adalah dini hari.
"Waktunya dini hari sebelum subuh, mulai hari Sabtu sampai Senin (21-23 April). Amati langit Timur-Utara," katanya kepada Suara.com melalui pesan singkat, Jumat (20/4/2018).
Thomas mengingatkan bagi masyarakat yang ingin meyaksikan fenomena ini harus memastikan lingkungan sekitarnya tidak terdapat polusi cahaya.
"Lokasi pengamatan harus cerah, jauh dari polusi cahaya lampu, dan medan pandang tidak terhalang pohon atau bangunan," lanjutnya.
Thomas yang meraih gelar doktor astronomi di Universitas Kyoto ini memprediksi ada belasan meteor yang dapat dilihat setiap jamnya.
Dikutip dari Space.com, meteor Lyrid adalah serpihan dari Komet Thatcer yang mengorbit matahari sekitar 415 tahun sekali.
Komet Thatcher terakhir mengunjungi tata surya bagian pada 1861. Komet ini diprediksi tidak akan kembali terlihat sampai tahun 2276 nanti.
Baca Juga: Menjawab Kebutuhan Pelaku Bisnis e-Commerce
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123