Suara.com - Sebagai seseorang yang sangat sukses, pendiri Microsoft Bill Gates tampak tidak memiliki banyak penyesalan dalam hidup. Namun, dalam sebuah kesempatan, ia mengatakan, memiliki penyesalan terbesar selama menjalani masa kuliah di Harvard.
Ia katakan dalam sesi tanya jawab bersama para mahasiswa Harvard. Ketika itu, seorang mahasiswi bernama Danica Gutierrez bertanya ke Gates soal penyesalan terbesar dalam hidupnya. Gates langsung menjawab pertanyaan tersebut. Ia mengaku menyesal karena tidak banyak bergaul dengan mahasiswa lainnya.
“Yah, saya berharap saya bisa lebih bersosialisasi,” kata Gates diikuti oleh tawa penonton.
Gates kemudian menceritakan, bagaimana dirinya dipaksa oleh Steve Ballmer untuk pergi ke sebuah klub.
"Steve yang saat itu teman saya di Harvard, memaksa saya untuk minum. Itu pengalaman yang sangat berharga," lanjutnya.
Mantan orang terkaya di dunia itu mengaku dirinya mengambil banyak kelas dan mendapatkan banyak nilai bagus selama kuliah.
"Ya pada akhirnya, hal itu membuatku seperti sekarang," tambahnya.
Pada akhirnya, Gates memang tidak lulus dari Harvard. Ia diketahui, drop out dari Harvar pada 1975 untuk lebih fokus membangun Microsoft.
Keputusannya untuk keluar dari Harvard tidaklah salah. Ia kini sukses masuk ke deretan orang terkaya di dunia, dengan jumlah kekayaan mencapai 90 miliar dolar AS. [Business Insider]
Baca Juga: Pendiri Microsoft, Bill Gates, Berinvestasi Ciptakan Sapi Super
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan