Suara.com - Jeff Bezos kini dinobatkan sebagai orang terkaya dalam sejarah manusia modern. Kekayaan bos Amazon itu menembus angka 105,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.412 (seribu empat ratus dua belas) triliun pada Senin (8/1/2017), demikian dikutip CNN dari Bloomberg.
Sementara menurut Forbes, kekayaan Bezos pada awal pekan ini naik mencapai 104,4 miliar dolar.
Dengan capaian itu, Bezos berhasil melampui rekor pendiri Microsoft, Bill Gates, yang pada 1999 pernah menembus angka 100 miliar dolar AS.
Mayoritas kekayaan Bezos itu diperoleh dari 78,9 juta lembar sahamnya di Amazon. Harga saham Amazon naik 1,4 persen pada Senin, sehingga nilai kekayaan Bezos bertambah sebesar 1,4 miliar dolar pada saat yang sama.
Adapun harga saham Amazon naik hampir 7 persen di hari-hari pertama 2018, setelah melonjak sekitar 56 persen pada 2017 lalu.
Selain di Amazon, Bezos diketahui memiliki saham di Washington Post dan perusahaan antariksa, Blue Origin.
Bezos pertama kali dinobatkan sebagai manusia terkaya di Bumi pada Juli 2017, ketika ia sempat melewati Gates. Tetapi ia kembali dikalahkan Gates pada Oktober tahun yang sama.
Nilai kekayaan Bezos berhasil melewati angka 100 miliar dolar pada November, ketika AS mulai memasuki musim belanja jelang liburan akhir tahun. Nilai kekayaannya naik karena saham Amazon, raksasa ritel online AS, melejit.
Orang terkaya kedua di dunia saat ini adalah Gates, yang di kantongnya kini terdapat sekitar 91,9 miliar dolar (menurut Forbes) sampai 93,3 miliar dolar (versi Bloomberg).
Pada 1999 Gates sempat menjadi manusia terkaya dalam sejarah dunia modern, ketika kekayaanya menyentuh nilai 100 miliar dolar AS. Jika turut menghitung inflasi, nilai kekayaan Gates pada 1999 itu diperkirakan setara dengan 148 miliar dolar pada saat ini, jauh di atas kekayaan Bezos.
Tetapi menurut Bloomberg, kekayaan Gates saat ini seharusnya bisa berada jauh di atas Bezos jika saja ia tak menyumbangkan sebagian hartanya untuk amal.
Gates diketahui mendonasikan 700 juta lembar sahamnya di Microsoft, yang nilainya saat ini berkisar di angka 61,8 miliar dolar AS, dan uang sebesar 2,9 miliar dolar untuk amal.
Berita Terkait
-
Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura
-
Bisnis AI Terancam Lumpuh? Perang AS, Israel dan Iran Sasar Cloud Amazon
-
Low Tuck Kwong Orang Terkaya RI Nomor Berapa? Menangi Lelang Lukisan SBY Rp6,5 Miliar
-
Amazon dan AWS Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Coding, dan Gaming
-
Mantan Istri Bill Gates Tanggapi Epstein Files, Singgung 'Masa Menyakitkan Pernikahan'
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker
-
9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
-
Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal
-
Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya
-
10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet
-
Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Chipset Snapdragon Terbaik 2026
-
Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan
-
Huawei Mate 80 Pro Resmi ke Pasar Global: Andalkan Sensor Premium dan Cincin Kamera Ikonis
-
Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game