Suara.com - Singapura pekan ini akan mendapat kehormatan menjadi lokasi pertemuan bersejarah antara Pemimpim Korea Utara, Kim Jong Un dengan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Pertemuan antara Kim Jong Un dan Trump akan dihelat di Hotel Capella, di Pulau Sentosa, yang terletak di selatan Singapura. Pulau itu sendiri, seperti diwartakan USA Today memiliki sejarah angker.
Pulau Sentosa, yang kini menjadi pusat hotel-hotel mewah, kasino, dan lapangan golf, sebelumnya pernah digunakan oleh Jepang pada masa Perang Dunia II sebagai kamp penjara untuk orang-orang Inggris dan Australia.
Banyak warga Singapura keturunan Cina yang dituding menentang Jepang, juga dieksekusi di pulau itu. Tadinya pulau itu bernama Pulau Belakang Mati.
Pada 1970, nama pulau itu diubah menjadi Sentosa untuk menghapus kenangan angker yang ditinggal penjajah Jepang.
Adapun pertemuan antara Kim Jong Un dan Trump rencananya digelar pada Selasa (12/6/2018), sekitar pukul 9 pagi waktu setempat.
Kim Jong Un sendiri telah tiba di Singapura pada Minggu siang (10/6/2018), menumpang pesawat China Air. Ia kemudian terlihat mengendarai sebuah limosin Mercedes-Benz hitam, yang dikawal oleh sejumlah mobil lainnya.
Di Singapura, ia diketahui akan berdiam di Hotel St Regis, tempat Presiden Cina, Xi Jinping sebelumnya menginap ketika melawat ke Singapura.
Beberapa jam kemudian, Trump tiba di Pangkalan Udara Paya Lebar menggunakan pesawat kepresidenan Air Force One. Trump tiba di Singapura setelah terbang selama 20 jam dari Kanada, tempat ia menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi G7.
Adapun Trump akan menginap di Hotel Shangri La, yang jaraknya kurang dari 1 kilometer dari Hotel St Regis, tempat Kim Jong Un menginap.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung