Suara.com - Google baru saja meluncurkan pembaruan di Google Translate. Kali ini, Google menambahkan teknologi neural machine translation (NMT) dalam proses terjemahan secara offline.
"Ini berarti pengguna bisa mendapatkan hasil terjemahan yang baik, bahkan ketika mereka tidak mendapatkan akses internet yang baik atau koneksi buruk," kata Julie Cattiau, Product Manager Apps Translate, lewat blog resmi Google.
Neural machine translation sendiri adalah sebuah mesin dengan kemampuan sanggup menterjemahkan sebuah kalimat secara keseluruhan. Hal ini membuat konteks sebuah kalimat lebih mudah dimengerti.
"NMT membuat hasil terjemahan terasa seperti hasil percakapan manusia," lanjut Cattiau menyebutkan hasil akhir dari proses kerja mesin ini.
Teknologi NMT juga membuat ukuran file suatu bahasa bisa ditekan secara signifikan. Dengan teknologi ini, sebuah bahasa hanya berukuran 35 hingga 45 MB.
"File ini tidak akan mengkonsumsi banyak storage di ponsel saat di-download," demikian tutur Cattiau.
Ia menjelaskan, fitur itu hadir karena masukan dari konsumen. Ia pergi ke India dan Indonesia untuk mendapatkan feedback dari konsumen.
Dari kedua negara ini, ia mendapati bahwa konsumen menginginkan hasil terjemahan yang baik di tengah kondisi internet yang buruk.
Pembaruan ini sudah tersedia dalam 59 bahasa di Google Translate. Untuk melihat daftar lengkapnya, bisa pergi ke situs resmi Google Translate.
Baca Juga: Piala Dunia 2018: Ronaldo Pede Brasil Rengkuh Gelar Keenam
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman