Suara.com - Gerhana Bulan Total akan menyapa seluruh negara di Asia, termasuk Indonesia, pada tanggal 28 Juli mendatang. Gerhana Bulan sendiri terjadi pada fase bulan purnama yaitu saat Matahari, Bumi, Bulan berada sejajar di bidang orbitnya masing-masing. Jika Gerhana Matahari Total membutuhkan filter agar sinar Matahari tidak merusak mata saat melihatnya, lalu bagaimana dengan Gerhana Bulan Total?
Untungnya, Gerhana Bulan Total dikenal sebagai salah satu peristiwa alam yang paling mudah untuk diamati. Tanpa filter apapun atau tanpa alat bantu pengamatan pun, siapa saja dapat mengamati Gerhana Bulan Total dengan mata telanjang, baik saat Gerhana Parsial, penumbra, atau total. Gerhana Bulan ini akan terlihat jelas selama langit cerah. Sementara itu, lokasi yang cocok untuk mengamati Gerhana Bulan ini di antara lain area lapangan luas, pantai, pegunungan, atau bahkan di atap gedung.
Lalu bagaimana dengan teleskop? Perlukah menggunakan teleskop untuk mengamati Gerhana Bulan Total?
Pada dasarnya, peralatan khusus semacam teleskop ini lebih sering digunakan oleh para astronom dan astrofotografer profesional. Mereka biasanya merekomendasikan binokuler atau teropong jika ingin melihat permukaan bulan dengan jelas saat terjadi gerhana. Dengan bantuan teropong, pengamatan akan menjadi lebih mudah saat melihat perubahan warna pada permukaan bulan saat bayangan bumi bergerak melewatinya.
Alat selanjutnya adalah teleskop. Teleskop akan membantu untuk melihat permukaan bulan dengan detail yang lebih jelas daripada teropong. Teleskop juga dapat dihubungkan ke kamera DSLR untuk mengabadikan foto bulan saat Gerhana dengan ukuran yang lebih besar daripada hanya dengan lensa kit.
Selain itu, mengetahui posisi bulan adalah hal yang penting dalam mengatamati gerhana. Karena bumi berotasi, maka pergerakan Bulan akan bergerak semu ke barat. Meskipun nantinya Bulan akan terlihat lebih kecil dari biasanya, tapi menemukan Bulan di langit bukanlah hal yang sulit. (infoastronomy.org)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?