Suara.com - Google doodle hari ini menampilkan dua negara yang lolos ke babak semi final Piala Dunia 2018. Dua negara tersebut adalah Belgia dan Prancis yang dijadwalkan akan bertanding pada Rabu (11/7/2018) dini hari.
Setelah pada pertandingan sebelumnya Prancis menang telak melawan Uruguay dengan skor 2-0 dan Belgia melawan Brasil dengan skor 2-1, Timnas Prancis akan saling bentrok dengan Timnas Belgia untuk memperebutkan satu tiket ke final Piala Dunia 2018.
Rupanya, Prancis dan Belgia telah sering berjumpa sebelumnya. Dua negara Eropa ini memiliki sejarah panjang di mana keduanya telah saling berhadapan sebanyak 73 kali di semua kompetisi maupun di laga persahabatan. Menariknya, Belgia unggul dengan koleksi 30 kemenangan sementara Prancis hanya 24 kali. Sisanya, 19 laga berakhir imbang. Kedua negara ini terakhir kali berhadapan di ajang Piala Dunia adalah saat Piala Dunia 1986 Meksiko dalam laga perebutan juara ketiga.
Sementara itu, Belgia disebut sebagai tim paling subur sejauh ini di Piala Dunia 2018. Timnas Belgia telah menghasilkan 14 gol dan memiliki sembilan pencetak gol berbeda. Dengan masih memainkan satu laga di semi final dan dengan asumsi akan lolos ke babak final, Belgia tentunya punya peluang besar untuk memecahkan rekor Italia pada Piala Dunia 2006 dan Prancis pada Piala Dunia 1982 yang hanya memiliki sepuluh pencetak gol berbeda dalam satu turnamen.
Seperti diketahui, pihak Google dibantu dengan para seniman dari tiap-tiap negara yang ikut bertanding untuk membuat doodle sesuai makna sepakbola bagi masing-masing negara dan keunikan tentang sepakbola itu sendiri.
Berita Terkait
-
Ini 10 Suporter Cantik Piala Dunia 2018 Berikut Instagramnya
-
Sederet Fakta Menarik Jelang Laga Semifinal Prancis vs Belgia
-
Bus Timnas Brasil Dilempari Batu Saat Tiba di Brasil, Benarkah?
-
4 Negara di Google Doodle Ini Siap Bertanding di Perempat Final
-
Google Doodle Tampilkan 4 Negara yang Siap Bertanding di 16 Besar
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: Hakim Akui Ada Penyimpangan Prosedural
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin
-
Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi
-
Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia
-
Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI
-
Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat