Suara.com - Warganet Indonesia meleleh dan tak kuasa meluapkan sukacita di media sosial setelah melihat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto - dua orang yang akan bertarung dalam pemilihan presiden 2019 nanti - berpelukan di arena silat Asian Games 2018, Rabu (29/8/2018).
Dua tokoh yang menjadi pusat pembicaraan akhir-akhir ini berpelukan setelah pesilat Indonesia, Hanifan Yudani Kusumah, meraih emas usai mengalahkan pesilat Vietnam dalam laga yang digelar di Padepokan Silat TMII, Jakarta Timur.
Reaksi warganet bisa dimengerti, karena beberapa waktu belakangan persaingan antara Jokowi dan Prabowo semakin panas. Belum lagi mengingat ujaran-ujaran pedas dan saling ejek yang kian marak di media sosial.
Hanifan sendiri, usai pertandingan, mengaku menarik Jokowi dan Prabowo untuk berpelukan karena jengah dengan hujatan-hujatan di media sosial.
"Apa yang kita lihat di sosmed, tidak enak dilihat, tidak enak dibaca. Kita harusnya bisa saling hidup damai, tentram," kata Hanifan, pesilat yang Oktober nanti berusia 21 tahun itu.
"Saya dari perwakilan pencak silat, yang merupakan budaya khas Indonesia, ingin mempererat siapa pun. Bahwa pencak silat itu bisa membangun bangsa Indonesia. Niat yang saya lakukan itu murni niat baik," imbuh dia.
Kegelisahan Hanifan seperti mencerminkan kegundahan para warganet. Seperti dipantau Suara.com, sukacita bahkan rasa haru juga meluap di media sosial.
"Menyatukan dua pemimpin besar dan satu atlet hebat dalam satu pelukan bendera merah putih. Hanifan hebat," tulis pengguna Twitter @kokokdirgantoro.
"Sungguh keren pesilat yang satu ini, sumbang emas dan berhasil mempersatukan Jokowi-Prabowo dalam satu pelukan. #Pemilu2019Damai," timpal @RouhdyRangga.
"Lanjut terus #asiangames2018 aja lah ya sampe pilpres. Kapan lagi ini ada @jokowi @prabowo pelukan sama pesilat bareng-bareng senyum lebar dibalut bendera merah putih," ungkap pemilik akun @qronoz.
"Detik-detik pelukan bersejarah pemersatu bangsa. Detik-detik pengingat seluruh rakyat Indonesia, bahwa siapapun pilihanmu, kita adalah satu. Tidak ada yang bisa memecah belah kita, karena kita adalah Indonesia. #PencakSilat #PencakSilatSatukanJokowiPrabowo #AsianGames2018," kata @cheoleopseo.
Presiden Jokowi sendiri mengunggah foto momen bersejarah dengan Prabowo dan Hanifan itu di akun Twitter-nya.
"Kami bertiga berpelukan dalam selubung Merah Putih," tulis Jokowi. Tiga jam setelah diunggah, foto itu sudah disukai lebih dari 20.000 kali dan dibagikan lebih dari 16.000 kali.
Berita Terkait
-
Rencana Wajib Kebun Tebu untuk Industri Rafinasi Dikritik, Prabowo Diminta Turun Tangan
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
Wacana Penghapusan Batas Defisit 3 Persen Berhembus Kencang Jelang Nota Keuangan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan