Suara.com - Walaupun kini sudah tersedia Windows 10, konsumen yang menggunakan Windows 7 masih terbilang banyak. Menurut data NetMarketShare, pada Agustus 2018 ada sekitar 42,45 persen pengguna Windows 7 di seluruh dunia.
Melihat pengguna Windows 7 yang masih cukup banyak, Microsoft menawarkan biaya bulanan untuk pengguna yang menginginkan dukungan keamanan. Program ini akan mulai diberlakukan pada 14 Januari 2020.
"Kami mengumumkan bahwa kami akan menawarkan pembaruan berbayar Windows 7 Extended Security Updates (ESU) hingga Januari 2023," tulis Jared Spataro, Corporate Vice President for Office and Windows Marketing, di situs resmi Microsoft.
Tidak diketahui biaya yang harus dikeluarkan pengguna untuk mengikuti program ESU ini. Namun, ESU akan diberlakukan pada setiap perangkat yang menggunakan Windows 7.
"Harganya akan meningkat setiap tahunnya," tambah Jared sambil memperingatkan.
Windows 7 ESU akan tersedia untuk semua pelanggan Windows 7 Professional dan Windows 7 Enterprise. Sementara bagi pelanggan Windows software assurance akan mendapatkan potongan harga.
Tidak mengherankan jika Microsoft memberlakukan program ini. Sebab, perusahaan yang berbasis di Redmond itu, ingin agar pengguna segera pindah ke Windows 10.
"Kami ingin mendorong orang untuk keluar dari Windows 7, tetapi kami ingin membuatnya lebih dari sesuatu yang bersifat menghukum," kata Jared dalam suatu kesempatan. [Zdnet]
Baca Juga: Wuidih! Pusat Data Terbaru Microsoft Ada di Bawah Laut
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan