Suara.com - Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) meminta pemerintah berlaku adil terhadap seluruh penyedia layanan komputasi awan di Tanah Air.
Alex Budiyanto, Ketua Umum ACCI, mengatakan pemerintah masih belum tegas memberlakukan aturan pajak terhadap penyedia layanan komputasi awan asing.
"Karena pemain lokal cloud diwajibkan bayar pajak, yang global tidak bayar pajak," kata Alex di Kantor Kominfo Jakarta, Selasa (25/9/2018).
Kondisi tersebut, kata Alex, akan membuat layanan komputasi awan asing akan lebih murah dan membuat para pemain lokal susah bersaing.
"Saat ini di asosiasi kita ada 12 pemain cloud lokal. Jadi, kita ingin agar level kompetisi tiap pemain sama," tambahnya.
Ia melanjutkan, pihaknya saat ini mendorong pemerintah menerapkan kompetisi yang sehat melalui revisi Peraturan Pemerintah (PP) no 82 tahun 2012.
Untuk diketahui, revisi PP 82/2012 sampai saat ini belum juga usai. Revisi peraturan tersebut masih terganjal tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
"Kami mendukung investasi, tapi jangan membuat mereka diistimewakan. Jangan sampai karena pemain asing bawa uang, jadi diistimewakan," tutup Alex.
Berita Terkait
-
Digitalisasi HR Makin Cepat, Andal Kharisma HCM Hadir dengan AI, Payroll, dan Talent Management
-
Sepatu On Cloud Asli Beli di Mana? Ini 5 Toko Online Terpercaya dan Tips Cek Keasliannya
-
Song Joong Ki dan Park Ji Hyun Reuni di Drama Romantis Fantasi Love Cloud
-
5 Sepatu On Cloud yang Diskon di Foot Locker, Potongan Harga sampai 50 Persen
-
Verena Siow Nahkodai SAP Asia Pacific, Bidik Pertumbuhan Bisnis AI dan Cloud
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun
-
Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang
-
Banjir Review Positif! Ini Shade Bedak Tabur Make Over yang Pas Banget di Kulit Sawo Matang
-
Mengulas Penyihir Dahsyat dari Oz: Fantasi Klasik tentang Keberanian dan Harapan