Suara.com - Facebook merilis alat dan program baru yang ditujukan untuk melindungi pengguna dari penindasan dan pelecehan atau biasa yang disebut dengan 'bullying online'. Alat ini dapat dimanfaatkan pengguna untuk menangani komentar yang tidak diinginkan, menyinggung atau menyakitkan di Facebook.
Pengguna dapat memanfaatkan alat ini untuk menyembunyikan atau menghapus banyak komentar sekaligus. Fitur ini diluncurkan dalam platform Android dan PC, serta akan tersedia di iOS dalam beberapa bulan mendatang.
Selain itu, Facebook mengatakan, akan menguji cara bagi pengguna untuk mencari dan memblokir kata-kata tertentu di dalam komentar dengan mudah.
"Kami berharap langkah-langkah yang kami ambil ini akan membantu orang-orang menghadapi bullying dan pelecehan di Facebook. Kami akan terus mendengarkan feedback dari pengguna tentang bagaimana kami dapat membangun alat yang lebih baik dan meningkatkan kebijakan kami," tulis Facebook dalam postingan blog resmi yang dikutip dari Engadget.
Tak hanya itu, pengguna kini juga dapat melaporkan bullying dan pelecehan atas nama pengguna lain. Tetapi jika Facebook memutuskan tidak menghapus konten yang dilaporkan, pengguna dapat mengajukan peninjauan kedua.
Di sisi lain, jika pengguna telah dilaporkan melakukan penindasan atau pelecehan tetapi menurut pengguna konten tersebut seharusnya tidak dihapus, pengguna dapat mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Facebook juga mengatakan bahwa mereka telah bekerja sama dengan sekolah dan organisasi komunitas dalam upaya untuk mengatasi bullying di platformnya. Bersama dengan kemitraan National Parent Teachers Association di Amerika Serikat, Facebook juga menawarkan program keamanan online dan anti-bullting perr-to-peer ke sekolah menengah di Inggris dan mendukung program keselamatan online yang ditujukan untuk anak muda di India.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
realme 16 Series 5G Bawa 21 Classic Tone ala Kamera Profesional dan Fitur NEXT AI Photography
-
4 Smartwatch yang Ada Pengingat Salatnya, Harga Terjangkau Mulai Rp200 Ribuan
-
Harga Sewa iPhone Jelang Lebaran 2026, Modal Rp300 Ribu Bisa Bawa 15 Pro Max saat Mudik
-
HP Tahan Banting Merek Apa? Ini 6 HP dengan Material Solid untuk Jangka Panjang
-
Lonjakan Trafik Ramadan 2026, XLSMART Siapkan Jaringan dan Paket Data XL, AXIS, hingga XL SATU
-
Teknologi Grab Indonesia 2026: Algoritma, Big Data, dan 3,7 Juta Mitra Penggerak Ekonomi Digital
-
Kolaborasi Jadi Strategi Besar Dorong Ekosistem Esports Indonesia Makin Kompetitif di 2026
-
21 Kode Redeem FC Mobile 27 Februari 2026, Banjir Gems dan Pemain OVR 117
-
29 Kode Redeem FF 27 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Inkubator 3-in-1
-
Terpopuler: 5 Pilihan Merek HP Awet, Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia