Suara.com - Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengungkap praktik prostitusi online melalui media sosial Facebook di wilayah Karawang, Jawa Barat.
"Setelah dilakukan penyelidikan, kita mengamankan beberapa orang yang diduga melakukan praktik prostitusi online," kata Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya di Mapolres Karawang, Rabu (17/10/2018).
Ia mengatakan praktik prostitusi online melalui grup Facebook bernama Cewe Karawang itu terungkap setelah petugas menyamar sebagai pelanggan.
Umumnya pelaku menjajakan diri via Facebook dan menggunakan foto profil perempuan seksi. Lewat Facebook para pelaku juga menyebar nomor WhatsApp yang dimanfaatkan untuk bertransaksi. Setelah sepakat lewat media sosial dan WhatsApp, pertemuan pun dilakukan di tempat indekos para pelaku.
"Mereka (pelaku prostitusi online) menawarkan harga mulai dari Rp 400.000 hingga Rp 1 juta, sesuai dengan pelayanan," kata Slamet.
Slamet mengatakan, beberapa perempuan yang diduga melakukan prostutusi online itu tidak ditahan. Selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial setempat untuk dilakukan pembinaan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karawang Setya Dharma mengatakan, pihaknya akan mengirim beberapa perempuan yang melakukan prostitusi online itu ke Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Jakarta Timur.
"Di panti itu, mereka akan dibina dan diberi keterampilan agar bisa berwirausaha," kata dia.
Adapun grup Facebook Cewe Karawang itu diketahui memiliki anggota lebih dari 2.500 akun. Di dalam grup para anggota menjajakan diri dan bertemu dengan calon pelanggan. (Antara)
Berita Terkait
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?
-
Dinar Candy Tolak Tawaran Kencan Rp1 Miliar: Aku Gak Jualan, Rezekiku Masih Banyak
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis