Suara.com - Cina membantah telah menyadap iPhone yang digunakan sehari-hari oleh Donald Trump dan dengan bercanda malah menyarankan Presiden Amerika Serikat itu untuk menggunakan merek Cina, Huawei.
Sebelumnya pada Rabu (24/10/2018), The New York Times melaporkan bahwa agen-agen badan rahasia Cina serta Rusia telah berhasil menyadap salah satu iPhone yang digunakan Trump.
Trump sendiri sudah menanggapi laporan itu. Lewat Twitter ia menuding The New York Times menulis berita palsu dan mengaku menggunakan ponsel yang sesuai persyaratan pemerintah AS.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying ketika ditanya wartawan soal laporan itu, Kamis (25/10/2018), menjawab dengan santai.
"Membaca laporan ini, saya rasa di AS saat ini ada orang-orang yang sedang berusaha keras untuk memenangkan Oscar di kategori penulis skenario terbaik," jawab Hua.
"Jika mereka benar sangat cemas karena ponsel-ponsel Apple disadap, maka mereka bisa menggunakan Huawei," lanjut dia.
"Jika mereka masih belum tenang juga, maka untuk menggunakan perangkat yang benar-benar aman, mereka bisa berhenti menggunakan semua alat komunikasi modern dan memutus semua hubungan dengan dunia luar," pungkas Hua.
Rusia, yang juga disebut dalam laporan itu, turut membantah.
"Kami sudah biasa menghadapi cerita-cerita seperti ini dengan canda," kata juru bicara istana kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov.
Sebelumnya dilaporkan bahwa para pembantu Trump di Gedung Putih disebut sudah berkali-kali memperingatkan betapa bahayanya menggunakan iPhone yang tak dilengkapi dengan fitur keamanan kepresidenan AS dari National Security Agency (NSA), salah satu badan intelijen AS.
Tetapi Trump tetap menggunakan iPhone itu karena dua iPhone lain miliknya, yang sudah dimodifikasi NSA, tak bisa menyimpan nomor telepon.
Percakapan antara Trump dengan teman-temannya lewat iPhone yang tak dipasangi fitur keamanan itulah yang disadap Cina dan Rusia. Informasi dari percakapan di iPhone itu dimanfaatkan Cina untuk memanipulasi Trump dan mengantisipasi meningkatnya ketegangan akibat perang dagang antara dua negara.
Awal bulan ini, Duta Besar Cina untuk Amerika Serikat, Cui Tiankai, mengaku sangat bingung karena pihaknya tak mengerti kepada siapa Trump meminta nasehat soal kebijakan perdagangan AS.
Huawei sendiri adalah salah satu perusahaan telekomunikasi Cina yang diwaspadai oleh pemerintah AS. Pada 2012 sebuah panel kongres AS mengatakan bahwa Huawei dan ZTE harus dilarang untuk membeli perusahaan di AS karena diduga memiliki hubungan erat dengan militer Cina. (BBC)
Berita Terkait
-
Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran
-
3 HP Android dengan Fitur Dynamic Island ala iPhone, Mulai Rp2 Jutaan
-
Iran Bebaskan Warga Negara Amerika yang Ditahan Sejak 2024, Respon Donald Trump Bikin Kaget
-
Amerika Serikat Incar Pusat Nuklir Iran di Gunung Pickaxe, Mau Dihancurkan
-
HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam