- PT Telekomunikasi Selular resmi mengangkat Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris perusahaan yang berlaku efektif sejak 1 Juni 2026.
- Penunjukan tersebut bertujuan memperkuat tata kelola serta meningkatkan efektivitas kepemimpinan strategis dalam menghadapi dinamika industri telekomunikasi saat ini.
- Telkomsel berkomitmen menjaga pertumbuhan bisnis berkelanjutan melalui inovasi jaringan 5G, layanan konvergensi, serta optimalisasi teknologi kecerdasan buatan bagi pelanggan.
Suara.com - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) resmi mengangkat Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris perusahaan.
Keputusan tersebut ditetapkan oleh para pemegang saham, yakni PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk dan Singapore Telecom Mobile Pte. Ltd. (Singtel), dalam keputusan yang diambil pada 29 Mei 2026 dan mulai berlaku efektif per 1 Juni 2026.
Penunjukan Muhammad Yusuf Ateh menjadi bagian dari langkah strategis Telkomsel untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus meningkatkan efektivitas kepemimpinan dalam menghadapi perubahan industri telekomunikasi yang semakin dinamis.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menegaskan bahwa pengangkatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
“Hal ini dalam rangka menegaskan komitmen Telkomsel untuk memperkuat tata kelola dan kepemimpinan strategis dalam menjawab dinamika industri serta menjaga profitabilitas dan pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Abdullah Fahmi dalam keterangan resmi, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, perubahan hanya terjadi pada posisi komisaris yang kini diisi oleh Muhammad Yusuf Ateh. Sementara itu, susunan direksi maupun anggota komisaris lainnya tetap tidak mengalami perubahan.
Susunan Komisaris Telkomsel Terbaru 2026
Dengan pengangkatan tersebut, berikut jajaran Komisaris Telkomsel saat ini:
- Komisaris Utama: Diaz F.M. Hendropriyono
- Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
- Komisaris: Ahmad Riza Patria
- Komisaris: Irfan Wahid
- Komisaris: Chandra Arie Setiawan
- Komisaris: Rico Rustombi
- Komisaris: Yuen Kuan Moon
- Komisaris: Yip Anna
Industri Telekomunikasi Masuk Fase Baru
Baca Juga: Cara Nonton Piala Dunia 2026 di MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Sediakan Akses Gratis
Abdullah Fahmi menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan perubahan lanskap industri telekomunikasi Indonesia setelah fase konsolidasi operator.
Persaingan bisnis kini tidak lagi hanya berfokus pada jumlah pelanggan, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah melalui inovasi dan pengalaman pelanggan.
“Langkah ini sejalan dengan arah pemulihan sektor telekomunikasi pasca-konsolidasi, di mana kompetisi bergeser ke pendekatan berbasis nilai, inovasi, dan pengalaman pelanggan,” katanya.
Untuk mempertahankan posisi sebagai pemimpin industri, Telkomsel akan terus memperkuat layanan inti konektivitas melalui investasi berkelanjutan pada jaringan 5G.
Perusahaan juga berkomitmen memperluas layanan konvergensi serta menghadirkan berbagai solusi digital untuk pelanggan individu maupun korporasi.
Selain itu, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) akan semakin dioptimalkan guna menghadirkan layanan yang lebih personal, efisien, dan relevan dengan kebutuhan pelanggan.
Fokus pada Ekosistem Digital dan Pertumbuhan Berkelanjutan
Ke depan, Telkomsel menargetkan penguatan ekosistem digital nasional melalui pengembangan teknologi, peningkatan kualitas layanan, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Dengan strategi ini, Telkomsel bertekad menciptakan ekosistem yang sehat, mendukung transformasi digital nasional, dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan,” pungkas Abdullah Fahmi.
Berita Terkait
-
Telkomsel - Nuon Hadirkan IndiHome Gamer Full 1:1 Speed, Internet Rumah Khusus Gamer Mulai Rp290.000
-
Telkomsel Unjuk Peran Kunci Transformasi Digital Indonesia di WEF 2026, Soroti AI dan Kolaborasi
-
Strategi Digital by.U Picu Lonjakan Partisipasi hingga 97% di KOREA KAJA Vol.2
-
Internet IndiHome-Telkomsel Gangguan Se-Nasional, Ini Solusi dari Provider
-
Indihome Gangguan, Netizen Ramai Unggah Meme dan Mengeluh di X
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Terpopuler: Harga HP Terbaru di 2026, 5 HP Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan
-
iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra, Mana yang Cocok untuk Anda?
-
Dolar Melejit, Ini 5 HP Paling Worth It di 2026: Ada yang Cuma Rp1 Jutaan
-
Update Harga HP Baru Rilisan 2026 dari Berbagai Merek, Mulai Rp1 Jutaan
-
23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Spesial Akhir Pekan Banjir Rank Up Koin
-
38 Kode Redeem FF Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Cepat SG2 Golden dan MP40 Cobra
-
Terpopuler: HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik, Fenomena Langka Blue Moon pada 31 Mei 2026
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya