Tekno / Gadget
Senin, 29 Oktober 2018 | 12:02 WIB
Xiaomi Redmi 6A. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

Spesifikasi

Berbeda dengan Redmi 5A yang mengusung Qualcomm Snapdragon 425, Redmi 6A menggunakan MediaTek Helio A22 quad-core yang dapat berlari hingga 2.0 GHz. Chipset tersebut dipasangkan oleh RAM 2 GB.

Dari sisi storage, Xiaomi Redmi 6A menyediakan ruang penyimpanan internal sebesar 16 GB yang dapat diperluas hingga 256 GB dengan Micro SD. Uniknya, dari ponsel ini adalah slot Micro SD ditempatkan terpisah dengan slot SIM.

Saat dicoba untuk aktivitas multitasking, proses transisi antar aplikasi mengalami lag yang wajar.

Dalam menguji performa Redmi 6A, kami menggunakan beberapa aplikasi benchmark. Dalam pengujian dengan Geekbench, didapatkan skor 791 untuk single-core dan 2.415 untuk multi-core. Saat diuji menggunakan AnTuTu, Xiaomi Redmi 6A mendapatkan skor 61.300.

Untuk pengujian keandalan dalam bermain game, kami memasang game populer seperti Mobile Legends. Saat dimainkan dalam pengaturan grafis tertinggi, game tetap berjalan lancar.

Keberadaan fitur face unlock juga perlu diapresiasi di ponsel yang berada di kelas entry ini. Proses pemindaian wajah terbilang simpel. Saat dicoba untuk membuka akses ponsel, proses pemindaian berlangsung sekitar satu detik.

Kehadiran MIUI 10 di Xiaomi Redmi 6A juga menjadi poin positif. Tampilan antarmuka di MIUI 10 membuat pengguna lebih mudah dalam melakukan navigasi antar aplikasi.

Baterai

Baca Juga: Meizu C9, Ponsel Rp 1 Jutaan Penantang Xiaomi Redmi 6A

Xiaomi menyematkan baterai berkapasitas 3.000 mAh di Redmi 6A. Kapasitas baterai yang terbilang standar di pasaran saat ini.

Kami menguji kemampuan baterai dengan membuka berbagai aktivitas, seperti media sosial, chat dengan teman, memutar video dan musik, dan memainkan game. Hasilnya? Xiaomi Redmi 6A dapat bertahan kurang lebih 10 jam.

Kamera

Tidak ada konfigurasi ganda kamera di Xiaomi Redmi 6A. Xiaomi menyematkan satu kamera di depan dan satu kamera di belakang. Sebuah susunan kamera yang terbilang standar untuk masa kini.

Kamera utamanya menggunakan sensor 13 MP dengan bukaan f/2.2 yang sudah dipasangkan dengan PDAF. Sementara kamera depannya menggunakan sensor 5 MP dengan bukaan f/2.2.

Bicara soal performa kamera belakang, hasilnya bisa dibilang standar. Dalam kondisi terang, foto terlihat baik. Namun untuk foto di malam hari, hasil yang didapat terbilang sangat baik walau tak spesial.

Xiaomi Redmi 6A. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

Hasil kamera depan juga tak istimewa. Kendati demikian, Xiaomi menyediakan fitur potrait mode di kamera depan untuk menciptakan foto bokeh.

Xiaomi Redmi 6A. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

Xiaomi Redmi 6A menyediakan berbagai metode pengambilan gambar, seperti photo, panorama, manual, dan square.


Kesimpulan

Secara keseluruhan performa Xiaomi Redmi 6A patut diapresiasi. Kehadiran Face Unlock membuat ponsel ini unggul dibandingkan ponsel lain di kelasnya.

Bagi Anda yang mencari smartphone dengan kemampuan oke namun dengan banderol terjangkau, Redmi 6A dapat menjadi pilihan. Harga jualnya di pasaran sekitar Rp 1.249.000.

Load More