Suara.com - Sebuah video berisi cacian yang dilontarkan seorang lelaki kepada kurir pengiriman barang dan dokumen, viral di media sosial baru-baru ini. Berlokasi di Tabanan, Bali, hal itu disebabkan karena paket yang diterimanya terlihat rusak dan sobek di bagian atas.
Tak terima karena kondisi paket yang diterimanya rusak, lelaki tersebut komplain dengan cara membentak dan mengeluarkan kata-kata kasar kepada kurir tersebut, yang diketahui bernama Achmad.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @makassar_iinfo, terlihat lelaki tersebut mendesak Achmad untuk bertanggung jawab dengan menelepon atasannya saat itu juga. Dengan wajah bingung dan pasrah, kurir itu melakukan apa yang diminta oleh lelaki tersebut, meski awalnya menolak dan ingin membawa kembali paket yang diantarnya.
Bermaksud untuk protes dan mengatakan bahwa video yang direkamnya akan terbesar luas di media sosial, lelaki yang diketahui memiliki akun Instagram @wizzela ini justru mendapat bully-an dari warganet atas sikapnya yang kasar kepada Achmad. Hal ini dikarenakan isi paket yang diterimanya juga terlihat dalam kondisi baik.
Menurut info terbaru, kurir berumur 40 tahun itu kemudian membuat video berisi permintaan maaf dirinya sebagai kurir dan telah memaafkan perlakuan kasar dari lelaki tersebut. Di pihak lain, lelaki yang telah mencaci maki dirinya juga telah membuat video permintaan maaf serta memberikan alasan.
Namun, melihat apa yang telah dilakukannya membuat warganet tetap geram.
"Sebenernya masnya ngerasa superior karena udah bayar jasa kurirnya. Padahal tinggal bilang 'maaf pak kardusnya sobek tapi isinya saya cek dulu ya, biar kalau barangnya rusak atau hilang bisa langsung diproses' ngomong begitu nggak bikin kamu mati bro," tulis pemilik akun vouzye.
"Saya nggak suka kalau liat bapak-bapak keingetan ayah saya, apalagi bapaknya udah pasrah dan malah beliau yang minta maaf. Padahal paketnya bukan emas atau berlian. Dan paketnya pun masih rapi. Apa masnya nggak malu ya teriak-teriak ke orang kayak gitu?" komentar msgmasako.
"Astaga nggak tega, si bapaknya udah nahan nangis tapi sumpah bapaknya hebat bisa tahan nggak ikut emosi. Padahal isinya boneka doang astaga nggak sebanding sama harga diri bapaknya yang udah diinjek-injek sama customer," tambah xolovevexo.
Baca Juga: Viral Penjual Smoothies Cantik, Bikin Betah Antre Lama
"Aku ngeliat ini nangis, kasar banget customernya ngomong sama bapak kurirnya. Complain boleh tapi ada tatacaranya juga toh nggak perlu teriak-teriak dan ngeludah," ungkap duwitasya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar