Suara.com - Hacker alias peretas dilaporkan menjual pesan pribadi milik setidaknya 81.000 akun Facebook. Mereka ini mengklaim memiliki rincian dari 120 juta akun Facebook dan mereka menawarkan untuk menjualnya dengan harga 10 sen per akun.
Dilansir dari CNET, laporan ini didapat BBC di mana dikonfirmasi terdapat lebih dari 81.000 akun yang diterbitkan sebagai sampel berisi pesan-pesan pribadi, dan lima pengguna di Rusia menegaskan bahwa pesan milik mereka berada di antaranya.
Hacker mengatakan kepada BBC bahwa data yang diretas tidak terkait dengan skandal Cambridge Analytica atau pelanggaran data yang dilaporkan Facebook pada bulan September lalu.
Setelah menyelidiki hal ini, Facebook mengatakan bahwa pihaknya mencurigai informasi akun dikumpulkan oleh "ekstensi peramban berbahaya", yang berasal dari asisten belanja online hingga pemblokir iklan. Mereka umumnya tersedia melalui toko pembuat peramban dan memiliki akses ke informasi tentang aktivitas web orang-orang di seluruh layanan online yang mereka gunakan.
"Kami telah menghubungi pembuat browser untuk memastikan bahwa ekstensi berbahaya yang dikenal tidak lagi tersedia untuk diunduh di toko mereka. Kami juga telah menghubungi penegak hukum dan telah bekerja dengan pihak berwenang setempat untuk menghapus situs web yang menampilkan informasi dari akun Facebook," ucap Guy Rosen, wakil presiden manajemen produk di Facebook.
Guy Rosen juga menyarankan agar pengguna Facebook lainnya memeriksa semua ekstensi peramban yang telah mereka pasang dan menghapusnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 HP Xiaomi Rp1 Jutaan dengan Fitur NFC untuk Transaksi Digital Lancar
-
Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 10 Mei 2026: Sikat Cepat SG2 Rapper Underworld dan MP40 Cobra
-
30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini