Suara.com - Presiden Joko Widodo, yang dikenal cukup aktif bersosialiasi melaui Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram, menyatakan komunikasi melalui media sosial tidak menjamin bisa meraih kepercayaan dari rakyat.
"Kita tahu banyak masyarakat yang tak terjangkau oleh Tv, Instagram, Twitter, dan banyak masyarakat yang tidak percaya dengan media-media seperti ini. Glamornya, riuhnya di media sosial tidak menjamin dapat kepercayaan dari rakyat," kata Jokowi saat membuka pembekalan calon anggota legislatif Partai Hanura di kawasan Ancol Jakarta Utara, Rabu malam (7/11/2018).
Jokowi juga meminta para caleg tidak silau dengan hasil survei dan berita-berita karena rakyat ada yang menggunakan media sosial dan ada juga yang tidak.
Menurut dia, cara berkomunikasi dengan rakyat merupakan hal yang penting.
"Sekarang enggak zamannya bermain di medsos dan televisi. Itu penting, tapi yang paling penting bisa door to door, komunikasi tatap muka itu penting sekali," katanya.
Ia minta para caleg menyampaikan apa yang telah dilakukan pemerintah seperti penyediaan kartu Indonesia sehat, KIP, PKH yang langsung bersentuhan dengan individu-individu.
"Juga pembagian sertifikat tanah tahun 2017 sudah 5 juta lebih, tahun ini minimal 7 juta dan tahun depan 9 juta. Kalau kita bisa jelaskan seperti itu rakyat akan tahu kemudian memberikan dukungan kepada yang kita kerjakan dan akan kita lakukan," katanya.
Jokowi juga meminta para caleg menyampaikan Program Dana Desa yang pada tahun 2018 sudah mencapai Rp 187 triliun.
"Dana infrastruktur juga besar sekali. Jumlahnya saya enggak bisa hitung, tahun ini, tahun depan Rp 400 triliun. Jumlah yang meloncat sangat besar sekali. Ini yang penting dan harus disampaikan kepada rakyat. Apa yang sudah dikerjakan dan dilakukan," katanya.
Jokowi juga menyampaikan para caleg untuk memberikan penjelasan mengenai isu dirinya sebagai antek asing yang tidak benar.
"Jangan lupa untuk disampaikan juga, karena saya sering dituding-tuding antek asing. Antek asing yang mana? Coba Blok Mahakam yang sebelumnya dikelola Prancis, sejak 2015 sudah diserahkan 100 persen kepada Pertamina," pungkas dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!
-
Konten 'Back to Reality' di Media Sosial dan Narasi Kolektif Pasca Lebaran
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara
-
Ketika Media Sosial Membentuk Cara Berpikir Generasi Baru
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Terpopuler: PS6 akan Dirilis, Rekomendasi HP RAM 8 GB Harga 2 Jutaan
-
Peluncuran PS6 Diklaim Masih Sesuai Jadwal, Harga Kemungkinan Lebih Mahal
-
5 Rekomendasi HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta yang Awet untuk Jangka Panjang
-
5 HP Samsung Rp 2 Jutaan RAM 8GB, Cocok untuk Gaming dan Multitasking
-
Daftar Harga MacBook Air dan MacBook Pro Terbaru Maret 2026
-
Spesifikasi Samsung Galaxy A37 5G: Usung Exynos 1480, Android 16, dan Fitur AI
-
Penjualan Melambat, Produksi Konsol Nintendo Switch 2 Dipangkas
-
Skor AnTuTu Samsung Galaxy A57 5G Terungkap: Pakai Chip Exynos Anyar, Performa Kencang
-
9 HP Murah Spek Gaming 2026: RAM 8GB, Memori Besar, Anti Ngelag Mulai Rp1 Jutaan
-
Honor 600 Versi Global Muncul di Geekbench, Andalkan Snapdragon 7 Gen 4