Suara.com - Gurita lahirkan 10 ribu bayi di penangkaran dan membuat peneliti yang berada di sana sangat kaget. Bagaimana tidak, sebelumnya gurita ini dianggap sebagai gurita laki-laki dan kini ia melahirkan anak sebanyak itu.
Pusat Pendidikan dan Akuarium Laut Universitas Georgia memperoleh gurita besar beberapa waktu lalu. Mereka awalnya berpikir bahwa gurita itu adalah laki-laki dan menamakannya dengan Octavius.
Baca Juga : Viral Babi Hutan Berkeliaran, Seruduk Orang di Pinggir Jalan
Gurita tersebut akan digunakan sebagai bahan penelitian sekaligus tontotan di pusat penelitian hewan laut Universitas Georgia. Hewan laut itu sepertinya terlihat sebagai makhluk sosial sejati.
Ia terlihat senang berinteraksi dengan pengunjung dan sering menempelkan tentakel cantiknya di kaca akuarium raksasa.
Suatu hari di akhir bulan Oktober 2018, Octavius terlihat murung dan terlihat menyembunyikan diri. Ia hanya menghabiskan diri di sudut gua tersembunyi di dalam tangki akuarium.
Baca Juga : Biar Enggak Anti Sosial, Gurita Ini Dicekoki Ekstasi
Kurator dan seorang peneliti yang mengamati akuarium kaget setelah dia mengetahui apa yang terjadi terhadap gurita Octavius.
Seseorang yang bernama Devin Dumont itu menemukan Octavius dalam keadaan lemah. Tak hanya itu, ia menemukan ribuan partikel mikroskopis yang mengambang di dalamnya.
''Ya Tuhan, dia punya ribuan bayi. Ada bayi gurita dimana-mana,'' kata Dumont ketika memberikan pernyataan.
Octavius ternyata gurita betina dan itu merupakan sebuah kesalahan umum yang biasanya sering terjadi. Gurita tidak memiliki dimorfisme seksual yang kuat, itu berarti jenis kelamin mereka umumnya tidak terlihat berbeda.
Berita Terkait
-
Tom yang Bermimpi Melawan Gurita Raksasa
-
Gurita Bisnis Bos Rokok HS Muhammad Suryo yang Kecelakaan di Kulon Progo
-
8 Hewan Paling Mematikan yang Bisa Membunuh dalam Hitungan Menit
-
9 Gurita Bisnis Nagita Slavina, Pantas Enteng Ketemu Kendall Jenner
-
Belum Lunas Bayar Tanah untuk Bangun Masjid, Ini Gurita Bisnis Taqy Malik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI