Suara.com - Pada Android Dev Summit yang diselenggarakan pada 6 hingga 8 November lalu, Google mengumumkan sejumlah alat dan fitur baru untuk pengembang yang menulis aplikasi untuk sistem operasi selulernya. Salah satunya adalah peluncuran pembaruan API dalam aplikasi.
API baru ini memungkinkan pengembang sekarang mendapatkan dua cara baru untuk mendorong pengguna memperbarui aplikasi mereka.
"Ini adalah sesuatu yang sudah lama ditanyakan oleh pengembang, di mana mereka ingin memastikan penggunanya memiliki versi terbaru dari aplikasi mereka," ucap Direktur Senior Google Manajemen Produk Android dan Hubungan Pengembang, Stephanie Saad Cuthbertson, seperti dikutip Tech Crunch.
Untuk saat ini, pembaruan API tersebut sedang dalam pengujian awal dengan beberapa mitra. Sebagaimana ditekankan Cuthbertson, fokus tim dalam beberapa tahun terakhir adalah memberi pengembang apa yang mereka inginkan.
Cara yang dapat ditempuh pengembang adalah dengan menampilkan pesan pemblokiran layar penuh yang akan ditampilkan, ketika pengguna memulai aplikasi dan saat pembaruan diterapkan. Hal itu ditujukan ketika pengembang ingin memastikan bahwa setiap pengguna melakukan upgrade saat terjadi bug.
Opsi kedua memungkinkan lebih banyak fleksibilitas, di mana pengguna dapat tetap menggunakan aplikasi saat pembaruan diunduh. Google memberikan hak sepenuhnya kepada pengembang untuk menyesuaikan arus pembaruan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan