Suara.com - Jika ponsel Anda (terutama jika itu adalah Android) sudah mulai melambat, terlalu panas, atau baterainya habis dengan cepat tanpa alasan yang jelas, Anda harus khawatir. Dikutip dari Business Insider dari AFP, gejala-gejala ini terjadi karena ada kemungkinan Anda telah menjadi korban cryptojacker.
Mata uang kripto pada dasarnya merupakan transaksi digital, perbedaan antara transaksi cryptocurrency dan transaksi digital lainnya adalah hal itu biasanya melibatkan penyelesaian masalah dengan menggunakan perangkat keras, sebagai imbalan yang Anda bayar dalam suatu cryptocurrency tertentu.
Biasanya, masalah matematika yang perlu diselesaikan untuk melakukan transaksi crypto sangat kompleks dan, oleh karena itu, menuntut sejumlah besar kekuatan komputasi. Secara alami memerlukan banyak pengeluaran untuk perangkat keras dan menimbulkan menguras energi yang besar.
Tampaknya, penjahat dunia maya telah menemukan jalan pintas yang lebih hemat biaya. Satu smarphone saja tidak memiliki kekuatan pemrosesan yang diperlukan untuk menambang cryptocurrency, tetapi ketika banyak digunakan secara bersamaan, penjahat siber dapat dengan mudah mengambil keuntungan dari kekuatan pemrosesan kolektif mereka.
Tanpa sepengetahuan pengguna, semakin banyak cryptojackers melakukan hal itu.
Agar cryptojackers dapat ditambang, pengguna mengunduh aplikasi yang tampaknya tidak berbahaya yang pada gilirannya, memperkenalkan malware penambangan ke perangkat.
Mengkhawatirkan, para ahli ESET yang dikutip dari AFP menunjukkan bahwa daftar aplikasi yang menyembunyikan program untuk pertambangan cryptocurrency sedang berkembang.
Menurut We Live Security, aplikasi game Bug Smasher hanyalah salah satu dari banyak yang ternyata memiliki fungsi penambangan tersembunyi, kemudian dihapus pada Januari 2018 ketika peneliti ESET menemukan apa yang sedang terjadi. [Business Insider/AFP/Phonearena]
Baca Juga: Hore! Android Pie Sudah Mendukung Xbox One
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN