Suara.com - Nasa sedang mempersiapkan mendaratkan pesawat robot dalam misi ke Mars. Pesawat ini akan menggali jauh ke dalam kerak Planet Merah dan mengukur ‘gempa Mars’ untuk pertama kalinya.
Probe InSight diperbesar ke langit awal tahun ini di atas sebuah roket Atlas 5 yang bertenaga tinggi dan kuat. Pesawat ini akan mendarat pada 16 November nanti dan badan antariksa berencana menyiarkan acara tersebut secara langsung.
Para ilmuwan ingin memeriksa kekacauan di Mars dalam upaya untuk mengungkap rahasia sejarah kunonya. Tetapi pikiran yang lebih liar dari internet cenderung tertarik pada fakta bahwa ia akan mendarat di tempat, di mana para pemburu alien mengklaim telah melihat 'UFO jatuh' dan 'kota luar angkasa'.
Ini akan mendarat di dataran datar dekat dengan ekuator planet yang disebut Elysium Planitia. Setelah diselesaikan, InSight bertenaga surya akan menghabiskan satu tahun Mars (dua tahun Bumi) memipakan kedalaman interior planet untuk petunjuk bagaimana Mars terbentuk dan dengan perluasan, bagaimana Bumi dan planet berbatu lainnya muncul.
"Ilmu yang ingin kami lakukan dengan misi ini benar-benar ilmu memahami tata surya awal," kata Bruce Banerdt, peneliti utama InSight.
Pemburu alien sebelumnya mengklaim telah melihat 'kota bertembok' di Elysium Planitia serta 'UFO jatuh'.
Ternyata, kebenaran tentang dataran Mars ini bisa lebih liar daripada fiksi. Badan Luar Angkasa Eropa menemukan tanda-tanda 'laut beku' yang berukuran hampir sama dengan Laut Utara.
"Air yang membentuk laut tampaknya berasal di bawah permukaan Mars, dan telah keluar melalui serangkaian patahan yang dikenal sebagai Cerberus Fossae, dari mana ia mengalir dalam bencana banjir," tulis ESA pada tahun 2005.
Dikumpulkan di area yang luas sekitar 800 kilometer panjang dan lebar 900 kilometer dengan kedalaman sekitar 45 meter. Ketika air mulai membeku, es yang mengapung mengumpul menjadi rakit.
Baca Juga: InSight Ungkap Bahaya Mendarat di Mars
Ini kemudian tercakup dalam abu dan debu dari letusan gunung berapi di wilayah tersebut. 'Insight akan menyelesaikan perjalanan 301 juta mil ke Mars dalam waktu sekitar enam bulan.
Sementara tektonik Bumi dan kekuatan lain telah menghapus sebagian besar bukti sejarah awal, sebagian besar Mars - sekitar sepertiga ukuran Bumi - diyakini tetap relatif statis selama lebih dari 3 miliar tahun, menciptakan mesin waktu geologi bagi para ilmuwan.
Instrumen utama InSight adalah seismometer buatan Prancis, alat yang dirancang untuk mendeteksi gerakan tanah sekecil apa pun dari marsquakes, bahkan yang ada di sisi berlawanan planet ini.
Para ilmuwan berharap melihat selusin hingga 100 marsquakes selama misi, menghasilkan data yang akan membantu mereka menyimpulkan kedalaman, kepadatan dan komposisi inti planet, mantel berbatu yang mengelilinginya dan lapisan terluar, kerak. InSight bukan upaya pertama untuk mengukur aktivitas seismik Mars.
Probe Viking pada pertengahan 1970-an dilengkapi dengan seismometer, juga, tetapi mereka melesat ke bagian atas pendarat, yang berayun di angin Mars dengan kaki yang dibangun dengan peredam kejut.
"Kami tidak melakukan seismologi di Mars - kami melakukannya 3 kaki di atas Mars," kata Banerdt. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN