Suara.com - Instagram mengatakan akan kembali menindak pengguna yang melakukan "aktivitas palsu" hanya untuk meningkatkan popularitas akun. Instagram mulai menghapus akun-akun palsu dari following list akun pengguna yang menggunakan cara ini, di mana akun palsu tersebut juga digunakan untuk meninggalkan komentar atau like.
Dilansir dari Tech Crunch, Instagram telah mengirimi mereka peringatan untuk mengubah kata sandi dan memutuskan hubungan dengan aplikasi yang menawarkan jumlah pengikut palsu. Pengguna biasanya harus memberikan username dan kata sandi pada layanan tersebut, yang kemudian dapat mengendalikan akun pengguna secara otomatis untuk memberi komentar, like, bahkan mengikuti akun terkait dengan hashtag yang diinginkan demi meningkatkan jumlah pengikut.
Tindakan ini dilakukan Instagram terkait dengan masalah bocornya privasi data Facebook, di mana perusahaan tersebut ingin menyakinkan bahwa jaringan sosial dan layanan mereka dapat dipercaya.
"Baru-baru ini kami telah melihat akun menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan pengikut mereka. Mulai hari ini kami akan mulai menghapus komentar, like, dan follower dari akun yang menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan popularitas mereka," tulis Instagram dalam sebuah posting blog.
Sebelumnya, tak hanya Instagram yang melakukan "pembersihan" akun-akun ini. Twitter telah melakukan upaya serupa untuk membasmi akun palsu yang mengakibatkan penurunan jumlah pengikut untuk beberapa pengguna.
Instagram berharap dapat mencegah pengguna agar tidak memberikan rincian informasi untuk masuk ke akun mereka kepada perusahaan lain karena ini dapat menyebabkan akun tersebut diretas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
46 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 Februari: Ada Gems dan Pemain Ramadan 113-117
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 16 Februari 2026: Ada Evo Draco, MP5 Vampire, dan Emote
-
Cara Klaim AppleCare+ Bagi Pengguna Perangkat Apple
-
5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
-
Servis Elektronik Kini Bisa Dipantau Real Time Cukup dari Platform
-
Caviar iPhone 17 Pro Valentine Edition Rilis: iPhone Termahal 2026 Berlapis Berlian
-
Kenapa HP Muncul Iklan Terus? Ini 3 Rekomendasi Ponsel Bebas Iklan!
-
Bigmo Anak Siapa? Ferry Irwandi Panen Kritik Usai Undang Anak Koruptor ke Podcast
-
4 Game Baru Sega Siap Rilis hingga Maret 2027, Ini Bocorannya
-
67 Kode Redeem FF Terbaru 15 Februari 2026: Sikat Skin Angelic, Time Skipper, dan Diamond