Suara.com - Instagram mengatakan akan kembali menindak pengguna yang melakukan "aktivitas palsu" hanya untuk meningkatkan popularitas akun. Instagram mulai menghapus akun-akun palsu dari following list akun pengguna yang menggunakan cara ini, di mana akun palsu tersebut juga digunakan untuk meninggalkan komentar atau like.
Dilansir dari Tech Crunch, Instagram telah mengirimi mereka peringatan untuk mengubah kata sandi dan memutuskan hubungan dengan aplikasi yang menawarkan jumlah pengikut palsu. Pengguna biasanya harus memberikan username dan kata sandi pada layanan tersebut, yang kemudian dapat mengendalikan akun pengguna secara otomatis untuk memberi komentar, like, bahkan mengikuti akun terkait dengan hashtag yang diinginkan demi meningkatkan jumlah pengikut.
Tindakan ini dilakukan Instagram terkait dengan masalah bocornya privasi data Facebook, di mana perusahaan tersebut ingin menyakinkan bahwa jaringan sosial dan layanan mereka dapat dipercaya.
"Baru-baru ini kami telah melihat akun menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan pengikut mereka. Mulai hari ini kami akan mulai menghapus komentar, like, dan follower dari akun yang menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan popularitas mereka," tulis Instagram dalam sebuah posting blog.
Sebelumnya, tak hanya Instagram yang melakukan "pembersihan" akun-akun ini. Twitter telah melakukan upaya serupa untuk membasmi akun palsu yang mengakibatkan penurunan jumlah pengikut untuk beberapa pengguna.
Instagram berharap dapat mencegah pengguna agar tidak memberikan rincian informasi untuk masuk ke akun mereka kepada perusahaan lain karena ini dapat menyebabkan akun tersebut diretas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar
-
Garangnya Spesifikasi Realme 16T: Baterai Jumbo 8.000 mAh, Kameranya Sony IMX852 50 MP!
-
7 Laptop Terbaik Pesaing MacBook Neo 2026: Prosesor Kencang, RAM 16 GB
-
5 Cara Unggah Video TikTok Tidak Pecah dan HD untuk Penjual Online, Bikin Penonton Tertarik
-
MacBook Neo Resmi Hadir di Indonesia, Laptop Apple Warna-warni Ini Dibanderol Mulai Rp10 Jutaan
-
Harga Xiaomi 17 Max Rp11 Jutaan, Bawa Kamera Leica 200 MP dan Layar SuperPixel 2K
-
Rilis Akhir Mei, Honor Win Turbo Usung Baterai 10.000 mAh dengan RAM 16 GB
-
Take-Two Buka Suara, Peluncuran GTA 6 Tak akan Alami Penundaan Lagi
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i 2026: Dukung RAM 32 GB, Intel Wildcat Lake, dan Layar 17 Inci
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro Debut dengan Bodi Elegan: Mirip Apple Watch, Harga Murah