Suara.com - Sosok Sean Parker memang tak seterkenal Mark Zuckerberg, namun siapa sangka dialah tokoh penting di balik media sosial Facebook. Tak disangka lagi, Sean Parker cuma lulusan SMA saja.
Siapa sangka lulusan SMA bisa sukses jadi petinggi salah satu media sosial terbesar. Apalagi ia menjadi presiden Facebook di usia yang masih muda, 24 tahun.
Baca Juga : Mark Zuckerberg Punya Syarat Khusus dalam Merekrut Karyawan
Dilahirkan pada 3 Desember 1979 di Herndon, Virginia, Amerika Serikat (AS), Sean Parker juga berasal dari keluarga yang sederhana.
Ayahnya, Bruce Parker adalah seorang PNS. Sedangkan ibunya berkecimpung di bisnis periklanan. Namun sejak kecil ia telah dikenalkan pada komputer.
Sejak usia 7 tahun, sang ayah telah mengajarkan pemprograman di komputer Atari 800. Dan di usia 16 tahun, ia telah menjadi hacker.
Lulusan SMA ini bukanlah sembarangan hacker. Di usia muda, ia telah membobol sejumlah jaringan perusahaan-perusahaan raksasa hingga jadi buron FBI.
Aksi hacking Sean Parker pun berhenti setelah komputer miliknya disita sang ayah. Ia juga sempat ditangkap FBI namun dilepaskan karena dianggap masih di bawah umur.
Baca Juga : Donald Trump Klaim Cina Retas Pemilu AS, Ini Klarifikasi Facebook
Di usia 19 tahun, ia bersama Shawn Fanning mendirikan situs sharing musik yang dinamakan Napster. Setelah sukses meraup jutaan pengguna, Napster akhirnya diakuisisi Roxio.
Walau dianggap sebagai pelopor layanan sharing file peer to peer, namun Napster kesulitan dalam hal pelanggaran hak cipta.
Sean Parker juga sempat jadi penasehat Friendster, bahkan punya saham di sana. Namun perjumpaannya dengan Facebook membuatnya langsung terkesima.
Di 2004, Sean Parker menemukan Facebook di komputer teman pacarnya. Ia pun langsung menemui Mark Zuckerberg dan Eduardo Saverin yang menggarap Facebook ini.
Sean Parker melihat potensi yang sangat besar dari Facebook ini. Dua pendiri Facebook tersebut pun setuju Sean Parker sebagai presiden pertama dari Facebook.
Baca Juga : Jutaan Akun Facebook Diretas, 81 Ribu Pesan Pengguna Dijual
Berita Terkait
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward