Suara.com - Besok malam, 16 Desember 2018, sebuah komet bernama 46P / Wirtanen akan menari-nari di langit. Ia adalah satu dari 10 komet yang lintasannya paling dekat dengan Bumi dalam 70 tahun terakhir.
Wirtanen akan melintas dengan jarak 11,4 juta kilometer dari Bumi, jarak yang relatif dekat dibandingkan dengan komet lainnya dan saking dekatnya, Wirtanen akan bisa dilihat dari Bumi dengan mata telanjang.
"Ini adalah posisi terdekat komet Wirtanen dengan Bumi setelah ratusan tahun," kata Paul Chodas ilmuwan spesialis objek-objek dekat Bumi dari laboratorium Jet Propulsion Laboratory Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) seperti dilansir Phys.org.
"Wirtanen akan menjadi salah satu komet paling cemerlang dalam beberapa tahun mendatang," lanjut dia.
Sementara Avivah Yamani, penggiat astronomi dari komunitas Langit Selatan, menjelaskan bahwa komet Wirtanen pada 16 Desember malam akan tampil dengan kecerlangan maksimum 3,9 magnitudo di rasi Taurus.
"Komet 46P/Wirtanen bisa diamati dengan mata tanpa alat jika langit cerah dan sangat gelap. Pada kondisi polusi cahaya yang cukup parah di kota, komet Wirtanen akan tampak sangat redup," tulis Avivah dalam laman langitselatan.com.
Avivah menjelaskan komet Wirtanen dapat diamati selama bulan Desember sejak Matahari terbenam sampai jelang dini hari. Pada 16 Desember mulai pukul 16.00 WIB hingga 03.52 WIB, dengan puncaknya pada pukul 21.54 WIB.
Komet Wirtanen sendiri ditemukan pertama kali pada 1948 oleh astronom AS, Carl Wirtanen dari sebuah observatorium di Santa Clara, California. Dengan lebar 1,1 kilometer, komet itu mengitari Matahari setiap 5,4 tahun sekali.
Berita Terkait
-
Runtuhnya Mahkota, Terbitnya Cahaya: Babak Baru Persahabatan di Komet Minor
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
Review Novel Komet Minor Tere Liye Ungkap Rahasia Gelap Orang Tua Ali
-
Pengejaran Si Tanpa Mahkota di Novel Komet Karya Tere Liye
-
Astronom Temukan Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS, Tapi Bukan dari Alien
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC