Suara.com - Pertarungan pasar smartphone di Indonesia disebut akan semakin ketat di 2019. Meski banyak brand yang akan bertarung, namun merek asal negeri tirai bambu diprediksi akan semakin mendominasi.
"Menurut kita, tahun depan yang paling menguasai kebanyakn brand dari Cina. Mau tidak mau kita harus berkompetisi dengan mereka, jadi bukan lagi brand dari luar," ujar Tjandra Lianto, Marketing Director Advan, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Tjandra mengungkapkan, brand Cina terkenal dengan efisiensi dimiliki. Namun, semua harus mampu bersaing dengan mereka.
"Otomatis Advan harus melihat efisiensi sebagai upaya untuk tetap dapat bersaing," kata Tjandra.
Sebagai upaya untuk tetap dapat bersaing, Thandra mengaku, bila Advan sudah menyiapkan strategi tersendiri. Sebagai brand lokal, pabrikan akan menerapkan strategi lain untuk tetap mendapat kue di tengah ketatnya persaingan.
"Jadi, strategi kita tidak mau berperang dengan spek, tapi bagaimana kita menghadirkan sesuatu inovasi di luar dari kondisi perang. Caranya, kita akan membuat sesuatu yang lain dari pada yang lain. Jadi tidak melulu bersaing dengan spek dan harga," tegasnya.
Sebagai informasi, untuk menghadapi ketatnya persaingan pasar smartphone di 2019, Advan sudah menyiapkan 3-5 model baru yang siap diluncurkan. Salah satu dari model tersebut merupakan produk flagship yang diharapkan dapat menjadi kuda hitam untuk meraih hati konsumen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal
-
SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun